oleh

Bawang Putih dan Merah Mendadak Naik

PALI – Ibu Rumah Tangga (IRT) diwilayah Bumi serepat Serasan kembali mengeluh saat ingin berbelanja kebutuhan dapur. Pasalnya, harga bawang merah dan putih mengalami naik di para pedagang, ditengah anjloknya harga getah karet dan hasil yang menipis.

Seperti halnya yang terjadi di pasar tradisional Ibukota Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang secara bersamaan mengalami kenaikan. Dimana, harga kedua bawang ini biasanya hanya Rp25 ribu kini dijual Rp60 ribu perkilogram.

“Sudah 10 hari harga bawang putih dan bawang merah naik menjadi Rp60 ribu per kg, sebelumnya harganya hanya Rp 25 ribu. Kami bingung, harga bawang naik tapi harga karet malah anjlok,” ujar Astuti, warga Kelurahan Talang Ubi Utara, Kamis (13/2).

Senada diubgkapkan, Nurlela (54), warga Gang Masjid, Kelurahan Talang Ubi Timur mengaku, bahwa dirinya mengalami penurunan omset daganganya sebagai penjual sarapan pagi, akibat kenaikan harga bawang tersebut.

“Sekarang, terpaksa mengeluarkan modal lebih besar dari sebelumnya, karena harga bawang naik. Otomatis, keuntungan dari berjualan nasi uduk dan aneka kue jajanan pasar setiap harinya jadi turun. Kalau harga jualan mau dinaikkan, takutnya malah pelanggan beralih,” katanya.

Sementara, salah satu pedagang bawang putih dan bawah merah di pasar inpres Pendopo, Eni mengaku bahwa naiknya harga bawang karena faktor cuaca. “Akhir-akhir ini hujan dan erdampak pada stok bawang yang terbatas. Makanya harga bawang jadi naik, kami juga hanya mengambil keuntungan sedikit,” pungkasnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya