oleh

Bawaslu Hentikan Proses Laporan Cabub Muratara

MURATARA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Muratara, hentikan pemeriksaan tiga laporan dugaan pelanggaran Pemilu. Pihak penyelenggara menegaskan tiga laporan yang di tujukan ke Bakal Calon Bupati Muatara, H Devi Suhartoni. Dianggap tidak memenuhi materi maupun syarat formil pelanggaran Pemilu.

Setelah melakukan beragam penelusuran, terkait tiga laporan dugaan pelanggaran yang di arahkan ke peserta Pilkada Muratara. Akhirnya Bawaslu mengumumkan hasil pemeriksaan yang mereka sampaikan dalam rapat pleno dengan KPUD Muratara,  Senin (14/9).

“Setelah melakukan pemeriksaan dengan cara mentelaah laporan serta materi dan syarat formil. Bawaslu memutuskan laporan tidak memenuhi unsur pasal pada undang-undang Pemilu,” Kata ketua Bawaslu Muratara, Munawir.

Laporan itu sebelumnya mereka sudah periksa dengan teliti, bahkan memanggil secara langsung H Devi Suhartoni, pihak terlapor untuk memberikan klarifikasi secra langsung. Terkait B1-KWK itu memang pihaknya  sudah melakukan verifikasi ke DPP masing masing Parpol, tiga hari sebelum ada tanggapan.

“Setelah melakukan pemeriksaan Bawaslu memutuskan laporan tidak memenuhi unsur pasal pada undang-undang pemilu,”Tegas Munawir, ketua Bawaslu Muratara saat melakukan rapat pleno dengan KPUD Muratara.

Di hari yang sama KPUD juga mengumumkan dua hasil tes kesehatan dua Bapaslon yang dinyatakan memenuhi kriteria pencalonan. Yakni pasangan H Devi Suhartoni-Ustad Inayatulah dan H akis Ropi Ayub-Baikuni Anwar.

“Untuk pasangan H Syarif Hidayat dan Suryan hasilnya nanti menunggu setelah pelaksanaan tes kesehatan Suryan usai melakukan karantina, dan mengikuti tes kesehatan 18-19 September mendatang,” ujarnya.

Agus menegaskan, karena pengumuman berkas dan hasil tes kesehatan dan hasil verifikasi berkas pencalonan itu satu paket, mau tidak mau pengumuman hasil verifikasi dan kesehatan pasangan H Syarif-Suryan di tunda.

Terkait kelengkapan berkas pendaftafan, KPUD mengungkapkan seluruh peserta dianggap memenuhi persyaratan. Namun ada beberapa Bapaslon yang belum dinyatakan lengkap. “untuk berkas yang lengkap baru pasangan H Devi-Ustad Inayatullah, untuk pasangan yang lain masih ada beberapa berkas yang belum lengkap,” tutupnya.(cj13)

Komentar

Berita Lainnya