oleh

Bawaslu Palembang Tetap Yakin Proses Hukum Berjalan

PALEMBANG – Ketua Bawaslu Kota Palembang, Muhammad Taufik tetap bersikeras jika KPU Kota Palembang telah melakukan pelanggaran pidana pemilu. Sebab, Eftiyani CS dinilai tidak menjalankan rekomendasi yang telah disampaikan oleh pihaknya.

“Kronologis persoalan ini awalnya ada rekomendasi Panwascam di  IT II dalam upaya untuk menjaga hak pilih warga masyarakat agar tidak hilang dengan merekomendasikan untuk melakukan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) ataupun Pemungutan Suara Ulang (PSU),” ungkap Taufik.

Dari 70 TPS yang direkomendasikan, akhirnya yang dilaksanakan hanya 13 TPS. Sehingga berdasarkan rapat pleno Bawaslu, maka hal ini dijadikan temuan sehingga dibawa ke Sentra Gakumdu untuk dilakukan klarifikasi awal.

“Kita juga berkonsultasi secara lisan dengan pimpinan Bawaslu Provinsi Sumsel dan Bawaslu Provinsi juga setuju bahwa hal tersebut bisa dijadikan temuan. Dan juga berdasarkan rapat pleno Bawaslu Kota Palembang, kami bersepakat untuk dinaikkan ke tahap penyidikan,” kata Taufik.

Semua proses, kini diserahkan ke Polresta Palembang untuk menangani kasus ini. Sehingga saat ini yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Palembang adalah menunggu proses ini berjalan. (aja/ril)

Komentar

Berita Lainnya