oleh

Bayi 11 Bulan Teridentifikasi Korban Sriwijaya Air SJ182

JAKARTA — Bayi laki-laki umur 11 bulan, Fao Nuntius Zai, teridentifikasi dengan DNA pembanding ayahnya. Total korban Sriwijaya Air SJ182 terindentifikasi capai 29 orang hingga Minggu (17/1).

Data per Minggu (17/1) sore, tercatat ada lima jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang kembali teridentifikasi tim DVI Mabes Polri.

Kepala Laboratorium DNA Pusdokkes Polri Kombes Ratna saat jumpa pers di RS Polri Kramat Jati, Minggu (17/1) mengatakan, adapun kelimanya teridentifikasi melalui data DNA.

Pertama, dengan nomor antemorten 15, Fao Nuntius Zai (bayi laki-laki berumur 11 bulan) teridentifikasi dengan DNA pembanding ayah kandungnya. Kedua, Yunni Dwi Saputri (34), perempuan, teridentifikasi menggunakan DNA pada properti sikat gigi milik korban yang diberikan keluarganya.

Selanjutnya, korban dengan nomor antemortem 26, Lu Iskandar (52) dengan jenis kelamin laki-laki teridentifikasi menggunakan DNA pembanding anak kandungnya.

Keempat, korban dengan nama Oke Dhurrotu (24) dengan jenis kelamin perempuan teridentifikasi menggunakan DNA pembanding ibu kandungnya. Sedangkan korban kelima tidak disebutkan identitasnya berdasar permintaan keluarga.

Sebelumnya, Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 24 korban. Keduapuluh empat orang itu yakni Rosi Wahyuni perempuan berumur 51 tahun, kedua, Rizki Wahyudi laki-laki berumur 26 tahun, ketiga, Nelly perempuan berumur 49 tahun, keempat, Beben Sopian laki-laki berumur 58 tahun.

Kemudian, Okky Bisma, laki-laki usia 29 tahun, Fadly Satrianto, laki-laki usia 39 tahun. Lalu, Khasanah, perempuan usia 50 tahun, Asy Habul Yamin, laki-laki usia 36 tahun, Indah Halimah Putri, perempuan, usia 26 tahun serta Agus Minarni, perempuan, usia 47 tahun.

Selanjutnya, atas nama Ricko (32), Ihsan Adhlan Hakim (33), Supianto (37), Pipit Piyono (23), Mia Tresetyani (23), dan Yohanes Suherdi (37). Sebagai informasi, Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak pada Sabtu, pukul 14.40 WIB.

Pesawat diperkirakan jatuh di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Jakarta. Pesawat membawa penumpang 46 dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, pilot-kopilot, satu petugas keselamatan penerbangan dan tiga awak kabin. (jpnn/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya