oleh

Bayi Perempuan Lima Bulan Dikubur Hidup-hidup Ibu Kandungnya

-Nasional-311 views

Bayi perempuan usia lima bulan di Purwakarta lolos dari maut setelah dikubur hidup-hidup oleh ibunya, inisial W. Bayi tersebut sempat kritis saat pertama kali ditemukan di dalam tanah.

Kini sang bayi menjalani perawatan intensif di ruang IGD RSUD Bayu Asih, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (27/03/2019) malam.

Diduga karena depresi, Ibu kandung di Kampung Pasirmuncang Desa Pusakamulya Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta tega mengubur anak balitanya hidup-hidup, Rabu (27/3). Beruntung bayi perempuan yang baru berusia lima bulan itu, berhasil diselamatkan.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Wartini (35), ibu kandung bayi malang itu, diketahui mengalami depresi saat usia kandungannya tujuh bulan. Fakta itu dibenarkan Kapolsek Kiarapedes Iptu Toto Herman Permana.

Menurut Kapolsek, pelaku diduga mengubur bayinya sendiri, Dian Asriani, saat suaminya sedang bekerja di kebunnya sekitar pukul 10.00 WIB. “Awalnya, adik ipar pelaku, Atikah (32), menghampiri pelaku dan menanyakan keberadaan bayinya yang tak terlihat bersamanya. Oleh pelaku dijawab bayinya hilang.”

Mendengar jawaban pelaku, lanjut Kapolsek, Atikah segera bergegas mencari keberadaan bayi kakak iparnya itu, sembari meminta bantuan kepada tetangganya.

“Saat mencari-cari itulah, Atikah teringat jika pelaku sempat menggali lubang sehari sebelumnya. Katanya untuk menanam tanaman,” ujar Toto lagi.

Kemudian, sambung Toto, Atikah memeriksa lubang yang berada di belakang rumah dan menemukan dua lubang. Saat lubang pertama digali, dia tidak menemukan apa-apa. Barulah ketika menggali lubang kedua, Atikah dan para tetangganya terkejut.

“Di lubang kedua ditemukan kain putih yang menyembulkan tangan bayi. Oleh Atikah bayi malang itu diangkat dan dibawa ke Puskesmas Wanayasa. Alhamdulillah masih bernapas,” ujarnya.

Akibat dikubur hidup-hidup, bayi lima tahun itu mengalami hipotermia (kedinginan). “Untung bayinya segera ditemukan dan langsung mendapat perawatan. Saat ini bayi itu berada RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk mendapat pelayanan lebih intensif,” tutupnya. (add/man/zul/radartegal.com)

Komentar

Berita Lainnya