oleh

Begal Ojol ini Ternyata DPO Kasus Pembunuhan

SUMEKS.CO, PALEMBANG – Berpura-pura memesan makanan lewat ojek online (Ojol) Apriansyah (30), warga Jl Ali Gatmir, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, nekat membegal hingga membacok korban Heri Krisman (33), warga Jl Cendana Rambai, Kelurahan 13, Kecamatan IT I Palembang.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk di bagian dada dan dirawat di rumah sakit selama 7 hari.

Pembegalan dan pembacokan ini terjadi di Jl Pangeran Antasari, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan IT I Palembang, (22/6/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. Berawal dari korban menemui pelaku bersama dua rekannya Aldia dan M Junaidi yang telah menjalani vonis terlebih dahulu tanpa basa-basi langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban hingga korban mengalami luka di tempat kejadian perkara (TKP).

Peran tersangka Apriansyah ini sendiri menusuk dada korban menggunakan sajam hingga terjatuh. Sedangkan dua temannya ikut mengeroyok korban. Atas kejadian tersebut, korban Heri langsung melaporkan ke Mapolsek Ilir Timur I Palembang.

Kapolsek IT I, AKP Ginanjar Aliya Sukmana membenarkan telah mengamankan pelaku.

“Kami mendapatkan laporan, anggota Polsek Ilir Timur I Palembang langsung bergerak cepat hingga mengamankan pelaku di tempat persembunyiannya di Prabumulih, tepatnya Sugih Waras, Selasa (21/9) sekitar pukul 21.00 WIB, pelaku ditangkap tanpa adanya perlawanan,” kata Kapolsek IT I AKP Ginanjar Aliya Sukmana di ruang kerjanya, Rabu (22/9).

Lanjutnya, tersangka Apriansyah juga merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus pembunuhan pada 2011. “Pelaku dan korban Okta Aprizal (25) saat itu berebut lahan di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang hingga berkelahi dan terjadi pembunuhan yang mengakibatkan korban Okta meninggal dunia,” ujarnya.

Sementara itu tersangka Apriansyah mengakui perbuatannya dan untuk menghindari polisi, dia berpindah-pindah tempat. “Karena tidak bekerja saya nekat melakukan aksi itu,” tutupnya. (dey)

Komentar

Berita Lainnya