oleh

Begal Sadis dengan 5 LP Dihadiahi Timah Panas

-Hukum-262 views

EMPAT LAWANG – Polres Empat Lawang dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 73, merilis kasus pidana yang terjadi sepanjang Januari hingga saat ini. Beberapa kasus tersebut diantaranya residivis, kasus narkoba, curanmor, curat dan curanmor.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Eko Yudi Karyanto mengatakan, penegakan hukum yang dilakukan dari periode Januari hingga Juli sudah beberapa kasus berhasil terungkap. Salah satunya ada penangkapan terhadap residivis atas nama Riansyah (25) pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) alias begal yang dikenal sadis dalam melaksanakan aksinya.

Setelah berhasil diintrogasi dan diamankan termasuk barang buktinya. Ada 5 Laporan Polisi (Lp) yang dilakukan pelaku, yakni curanmor dan pencurian dengan pemberatan (Curat) yang dilakukan malam hari.

“Pelaku diberi tindakan terukur dan terarah karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap,” kata kapolres.

Kapolres juga merilis pelaku narkoba yang juga menjadi konsentrasi Polres Empat Lawang dalam penegakkan hukum. Karena menurutnya, semua tindak kriminal diduga bukan lagi karena alasan memenuhi kebutuhan ekonomi, melainkan untuk memenuhi hasrat untuk memenuhi nafsu kecanduan narkoba.

“Karena daripada pelaku tindak kejahatan ini merupakan korban penyalahgunaan narkoba semua. Jadi narkoba jadi konsentrasi kami, karena rata rata kejahatan berawal dari narkoba,” ujar Kapolres.

Selain itu hasil KKYD ada 38 motor tanpa keterangan alias bodong yang berhasil diamankan. Namun, dari 38 motor tersebut 9 diantaranya sudah dikembalikan ke masyarakat karena masyarakat menunjukkan surat lengkapnya.

“Jadi saat ini dari 38 motor, ada 29 kendaraan lagi. Kami beri tenggat waktu 3 bulan yakni hingga Oktober. Silahkan bagi masyarakat yang memiliki surat surat tanda kepemilikkan untuk segera mengambil kendaraan ke Polres Empat Lawang. Apabila hingga oktober tidak ada yang mengurus, kami akan berkonsultasi ke pihak terkait, kemungkinan di November akan dilakukan pemusnahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad mengapresiasi kepada Polres Empat Lawang yang berhasil mengungkap kasus kasus yang telah terjadi di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati ini.

Bahkan, pihaknya siap menganggarkan anggaran lebih untuk pemberantasan tindak kriminal di Empat Lawang, demi mewujudkan Empat Lawang Madani yang merupakan cita cita dan konsen Pemkab Empat Lawang dalam kepemimpinannya.

“Harapan kami pelaku kejahatan untuk tobat jangan sampai terulang kembali. Dalam rangkaian HUT Bhayangkara ini, diharapakan untuk mewujudkan Empat Lawang Madani bersama sama,” tuturnya.

Joncik meminta, bagi pelaku tindak kriminal yang masuk daftar pencarian orang (DPO) segera menyerahkan diri. Karena, apabila menyerahkan diri bisa diusulkan untuk meringankan mereka dalam menjalani hukuman.

“Karena kapolres tidak memberikan ampun bagi pelaku kriminal. Sampai ke liang kubur akan di kejar jika jadi DPO,” tegasnya. (eno)

 

 

 

Komentar

Berita Lainnya