oleh

Begini Hasil Autopsi Pria yang Tewas Ditembak di Banyuasin

SUMEKS.CO – Untuk penyelidikan kepolisian, jenazah korban penembakan Eli Sujarwo (30), yang ditemukan tewas bersimbah darah setelah ditembak menggunakan senapan angin dan dianiaya diautopsi dan visum.

Tim Kedokteran Forensik RS M Hasan Bhayangkara Palembang, melakukan autopsi dan visum luar sejak Sabtu (11/9) siang hingga sore menyatakan, hasil pemeriksaan ditemukan empat luka tembak dan luka memar akibat kekerasan.

“Kita tadi telah melakukan pemeriksaan luar dan dalam. Dari pemeriksaan luar memang ditemukan beberapa kekerasan terutama di bagian kepala, punggung, pinggang, dagu dan paha kaki,” terang ahli Forensik dr Indra Nasution Sp.F, saat kepada awak media Sabtu sore.

Selain itu, ditemukan empat luka tembak masuk dan satu luka tembak yang keluar. “Kita tidak menemukan luka lain dan kemungkinan besar luka tembak akibat senapan angin,” terang Indra.

Untuk penyebab kematian korban sendiri, sambung Binsar luka tembak yang dialami korban yang masuk melalui punggung dan pinggang.

“Yang menyebabkan kematian, antara punggung dan pinggang. Kalau luka di bagian dagu itu keluar. Tiga yang ada proyektil dan satu tidak,” tutupnya.

Diketahui, Eli Sujarwo (30), ditemukan tewas bersimbah darah ditembak menggunakan senapan angin tidak jauh dari rumahnya di Desa Lubuk Keranji, Kelurahan Sterio, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Jumat (10/9) sore.

Korban mengalami luka tembak di bagian dagu, punggung dan paha kaki sebelah kanan. Korban langsung dibawa ke RSUD Banyuasin oleh petugas Identifikasi Polres Banyuasin.

Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban dibawa ke RS M Hasan Bhayangkara Palembang,  Sabtu (11/9) dini hari.

Pihak keluarga korban juga sudah melaporkan peristiwa penembakan tersebut ke SPKT Polres Banyuasin usai kejadian.

Setelah dilakukan autopsi, jenazah korban rencananya akan dimakamkan di TPU Dusun Pandan, Desa Lubuk Lancang, Kecamatan Lubuk Lancang, Banyuasin.(dho)

Komentar

Berita Lainnya