oleh

Bela Negara Kunci Pertahankan Keutuhan NKRI

PALEMBANG – Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu, Senin (21/1), melakukan kunjungan kerja di Palembang. Ia menggelar pertemuan dengan Walikota dan Bupati se-Sumsel serta unsur Forkopimda di Griya Agung. Dalam kesempatan tersebut, Mantan KASAD ini menyampaikan pentingnya konsep Bela Negara untuk menjaga keutuhan NKRI.

“Bela Negara harus ditanamkan hingga ke masyarakat lapisan paling bawah. Mulai dari siswa sekolah hingga kaum pekerja. Ini untuk menjaga keutuhan NKRI,” ujar Ryamizard saat menyampaikan paparannya.

Pria kelahiran Palembang ini mengungkapkan sejumlah ancaman yang bisa mengganggu keamanan negara. Diantaranya, bencana, terorisme, gerakan separatis dan pemberontakan senjata. Lalu, masalah perbatasan, perombakan dan pencurian sumber daya alam, wabah penyakit/nubika, intelijen/cyber serta narkoba.

“Pengaruh ideologi yang ingin menggantikan Pancasila juga menjadi ancaman. Jika Bela Negara telah ditanamkan, maka bangsa ini tidak akan lagi terganggu dari ancaman ideologi,” katanya.

Ia mencontohkan sejumlah negara yang memiliki konsep bela negara yang baik. Diantaranya Israel. Meskipun negara kecil dengan penduduk hanya 7 juta jiwa, namun negara tersebut kuat. Karena penduduknya akan bergerak untuk membela negaranya. “Israel itu puluhan tahun dikepung oleh musuhnya. Tapi, dengan konsep bela negara yang baik, 7 juta warganya bisa turun menjadi tentar yang siap membela tanah airnya,” terangnya.

Ryamizard menargetkan konsep bela negara bisa diterapkan ke seluruh lapisan masyarakat. Minimal separuh dari jumlah warga Indonesia bisa dikerahkan sewaktu-waktu jika ancaman terjadi.

“100 juta warga bisa dikerahkan untuk membela tanah air jika ada ancaman. Itu targetnya. Kalau terealisasi, kita tentunya akan jadi bangsa yang kuat,” pungkasnya. (kos)

Komentar

Berita Lainnya