oleh

Belum Ada Lonjakan Pasien Rujukan dari RSUD Martapura ke RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja

BATURAJA – Pihak manajemen RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja memastikan untuk kunjungan pasien belum mengalami lonjakan. Khususnya paska kabar tutupnya pelayanan unit gawat darurat (UGD) dan rawat inap RSUD Martapura mulai 2 September 2020.

“Tidak terlalu Mas peningkatan,” kata juru bicara RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja, Hadi Sukamto, hari ini (2/9). Khususnya soal pasien rawat inap yang rujuk dari daerah Kabupaten OKU Timur.

Menurut Hadi, dirinya juga mendapat share kabar dari rekan kerja di Martapura soal adanya tenaga medis di RSUD Martapura yang positif terkena covid 19.

Dikatakan Hadi, selama ini sudah banyak juga pasien yang datang dari Martapura. Selain RSUD Martapura, ada tempat lain di wilayah Kabupaten OKU Timur untuk pasien yang akan rawat inap yakni di RSUD Gumawang.

Menurut Hadi, dengan adanya peningkatan status kasus covid 19, juga berdampak kepada petugas kesehatan. Petugas kesehatan menurutnya, harus lebih ekstra hati hati dalam penanganan pasien yang datang berobat.

“Penting memastikan kalau pasien yang datang memang beresiko rendah,” ujarnya. Karena itu ada baiknya pasien yang kondisinya kurang sehat untuk memeriksakan rongen dada dan pemeriksaan labor untuk darah.

Hal ini sebutnya, juga sudah diterapkan di RSMH Palembang. Tidak menutup kemungkinan ini juga hal ini dilakukan di RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja. Saat ini juga petugas medis dalam pelayanan tetap masih menggunakan alat pelindung diri (APD). (bis)

Komentar

Berita Lainnya