oleh

Belum Ada PNS Terpapar Radikalisme

-Sumsel-165 views

PENDOPO – Pemerintah secara resmi telah meluncurkan portal khusus di website aduanasn.id untuk pengaduan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terpapar radikalisme di Jakarta.

Menyikapi hal itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Syahron Nazil mengatakan bahwa pihaknya harus mempelajari terlebih dahulu terkait aplikasi pengaduan serta pengertian radikalisme seperti apa.

“Jika memang arahan dari pemerintah pusat, maka akan diikuti dan tidak ada masalah. Terpenting persamaan persepsi. Jangan sampai kesalahpahaman tentang radikalisme. Jadi, jangan mudah tergiring isu perpecahan,” kata Syahron Nazil, Kamis (14/11).

Sejauh ini, khusunya di Bumi Serapat Serasan, belum terdengar ada ASN terpapar radikalisme. Dimana, menurutnya radikalisme selama ini diarahkan kepada Islam. Karena ASN adalah pejabat Indonesia yang konsensus dasar kebangsaanya Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga ada acuan untuk dilakukan pengaduan.

“Indonesia negara yang maju. Jadi, tidak seperti itu (radikal diarahkan kepada Islam). Kewenangan pemerintah pusat yang akan mengatur hukum dan HAM,” tukasnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya