oleh

Belum Ditemukan Penumpang Terdeteksi Virus Corona

SUMEKS.CO – Isu virus corona yang saat ini merebak menjadi perhatian khusus Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Untuk itu, pihaknya sudah bersiaga dengan melakukan deteksi dini terhadap penumpang yang datang dari luar negeri. Khususnya penumpang dari Singapura, Malaysia dan Jeddah.

General Manager Angkasa Pura II Bandara SMB II Palembang, Fahroji mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan KKP terkait pendeteksian suhu tubuh penumpang untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita sudah rapat koordinasi dengan KKP, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota, serta komunitas yang ada di SMB II Palembang seperti pihak airlines dan lainnya terkait ini. Dibandara kita ada penerbangan langsung dari Singapura, Malaysia dan Jeddah,” kata dia.

Pihaknya pun mempunyai kontigensi bersama KKP untuk melakukan upaya cepat antisipasi hal tersebut. “Kami mensupport apa yang dilakukan KKP. Ada tidaknya isu itu sebenarnya kita gunakan thermal scanner ini, namun lebih intensif dipasang saat ada isu virus seperti ini. Di bandara ada thermal scanner di fungsikan oleh KKP. Kita dari bandara juga menyediakan ruang isolasi yang dipakai KKP untuk tindaklanjut jika ada penumpang yang terdeteksi terpapar virus,” tandasnya.

Sementara itu, Epidemiolog KKP Kelas II Palembang, Merry Natalia mengatakan, Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan surat edaran terhadap antisipasi masuknya virus Korona di Indonesia.

“Sampai di kami surat edaran itu pada 7 Januari. Lalu kita langsung aktifkan thermal scanner untuk mengecek dan mendeteksi suhu tubuh penumpang di Bandara SMB II Palembang,” kata dia.

Meski begitu, terhitung sejak 7 Januari hingga kini belum ada ditemukan penumpang yang demam tinggi, dimana ini menjadi ciri-ciri awal bagi orang yang terpapar virus tersebut.

“Sejauh ini belum pernah ada. Harapan kita tidak ada yang terdeteksi penumpang yang terpapar virus ini. Dan jangan sampai,” kata dia.

Ia mengatakan cara kerja thermal scanner ini langsung mendeteksi suhu tubuh penumpang. “Kalau ada yang terdeteksi penumpang dengan suhu tubuh diatas 38,1 maka akan kita asingkan dan kita isolasi. Kemudian kita periksa. Jika benar, maka akan kita antar ke rumah sakit rujukan di Palembang untuk mendiagnosa benar atau tidaknya penumpang terpapar virus itu,” terang Merry.(ety)

Komentar

Berita Lainnya