oleh

Belum Setahun Selesai, Retaining Wall ini Ambruk

SEKAYU – Belum setahun selesai pembangunan retaining wall yang terletak di pinggiran Sungai Musi, Desa Bailangu Timur, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba, Sumsel, sudah ambruk.  Padahal pembangunan penahan dinding ini pengerjaannya hampir atau lebih dari setahun. Akibatnya, paku bumi yang dipasang serta dicor, bergerak dan miring. Satu per satu paku bumi yang dipasang sepanjang 50 meter menjadi sia-sia.

Robohnya retaining wall ini karena derasnya air Sungai Musi menerjang atau memang konstruksinya tidak kuat. Ada dua retaining wall yang dibangun untuk menahan dinding Jalan lintas Sekayu-Betung itu dan semuanya berada di wilayah Desa Bailangu Timur. Semuanya ambruk.

Retaining wall
Retaining wall di Desa Bailangu Timur yang ambruk pada 2019 lalu. foto: dendi romi sumeks.co
Wahyudi, salah satu warga mengatakan bahwa proyek pembangunan retaining wall di Desa Bailangu Timur ini belum setahun selesai. Tetapi sudah ambruk. Akibatnya, Jalan Sekayu-Betung menjadi tergerus dampak dari terjangan air sungai.

“Jalan ini sudah dilebarkan ke kanan dan longsornya semakin lebar. Lama-lama jalan ini bisa putus,” kata Johan.

Sebagai warga, dia meminta pemerintah tanggap dalam membangun retaining wall agar efekfif. “Masa belum setahun selesai sudah ambruk,” ujarnya, (dom)

Komentar

Berita Lainnya