oleh

Berbagi Motivasi Sambut Asesmen Nasional, Disdik Sumsel Gencar Lakukan Sosialisasi

SUMEKS.CO – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, Riza Fahlevi membuka sosialisasi dan pembinaan assesmen nasional bertempat di aula SMAN 17 Palembang, Jl Mayor Zubri Bustan, Kec Kemuning, Palembang. Kamis (14/1/2021).

Dikesempatan tersebut, Riza mengatakan, pihaknya mengpresiasi kegiatan yang digagas oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Provinsi Sumsel di awal tahun 2021.

“Semua ini supaya kualitas pendidikan di Sumsel tetap terjaga baik, mampu bersaing dengan sekolah di pulau jawa yang notabene sudah sedikit lebih maju,” ujarnya.

Lebih lanjut, Riza Fahlevi menegaskan, kalau assesmen nasional bukan sebagai penentu kelulusan siswa, tapi merupakan landasan dasar (peta mutu) pendidikan secara menyeluruh.

“Assesmen nasional akan dilaksanakan pada Maret 2021. Perlu digaris bawahi bapak ibu sekalian, jadi kita tidak bisa menyatakan assesmen nasional ini sebagai pengganti ujian nasional (UN). Tapi lebih sebagai menjadi peta mutu pendidikan, dari tingkat provinsi, kabupaten/kota,” bebernya.

Sambungnya, asesmen nasional terdiri dari tiga bagian. Antara lain asesmen kompetensi minimum sistem turunannya diukur dari hasil belajar kognitif, mengukur literasi membaca dan numerasi

Setelah itu, survei karakter yang turunannya untuk mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai (values) sebagai hasil belajar nonkognitif

“dan terakhir survei lingkungan belajar sub tirunannya mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran,” imbuhnya menerangkan.

Untuk itu, selaras dengan motivasi yang tersampaikan Kadisdik Riza sebelumnya, yakni meningkatkan persaingan nilai eksistensi dari sekolah di Pulau Jawa. Disdik Sumsel akan segera melengkapi perangkat teknologi informasi (IT) setiap sekolah.

“untuk sementara ini memang kita masih terbatas dalam ketersediaan perangkat IT, maka harapanya bagi sekolah yang sudah ada, dapat mengundang belajar siswa dari sekolah yang belum dibekali teknologi canggih untuk belajar bersama. Sabar, akan kita wujudkan secara bertahap,” tutupnya.

Menggenapi apa yang disampaikan Kadisdik Riza. Ketua MKKS SMA Provinsi Sumsel, Moses Ahmad mengatakan dihadapan 51 peserta yang terdiri MKKS SMA dari kabupaten/kota se Sumsel.

Betapa pentingnya koordinasi dan diskusi di setiap satuan pendidikan. Supaya dapat saling melengkapi satu sama lain.

“Melalui kegiatan ini, Saya sampaikan kita harus satukan persepsi. Untuk menyambut asesmen nasional pengganti UN. Tidak lain gunanya sebagai peningkatan kualitas sekolah, mencetak siswa didik yang berkarakter, cerdas berbasis teknologi dan tetap memegang kearifan lokal,” pungkasnya. (Bim)

Komentar

Berita Lainnya