oleh

Berburu Burung, Warga Temukan Mayat

-Hukum-174 views

RUPIT – Berburu burung liar di hutan, warga Desa Maur Lama, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, malah menemukan mayat dikerumuni belatung. Sontak saja penemuan mayat tanpa identitas, Selasa (12/11) sekitar pukul 13.00 WIB, di hutan Ulu Malus, Desa Maur Lama itu menjadi heboh.

Abdul Aroni (37), saksi mata yang pertama kali menemukan seonggok jenazah dikerumuni belatung itu, awalnya tidak memiliki firasat sebelumnya. Awalnya dia bersama rekannya, Randi hendak berburu burung liar seperti murai batu, kacer, kutilang dan burung jenis lainnya di hutan Ulu Malus, berjarak sekitar 4 jam perjalanan dari wilayah permukiman.

Dengan menyusuri aliran Sungai Bujang, mereka sampai di lokasi penemuan. Saat mencari burung liar dari pohon ke pohon, mereka sempat terganggu dengan aroma penciuman.

“Baunya menyengat, kami kiro bangkai sembawa (babi). Waktu didekati tejingok tengkorak. Kami langsung balek lagi ke dusun, ngelapor samo kadus talang,” kata Abdul Aroni.

Setelah melaporkan penemuan Kepala Dusun Talang, M Jufri, bersama warga sempat melakukan pengecekan kembali ke lokasi. Setelah memastikan jenazah yang ditemukan itu merupakan manusia, mereka langsung bergegas mendatangi rumah kepala desa dan bersama-sama mendatangi Polsek Rupit untuk melaporkan kejadian itu secara resmi, sekitar pukul 16.30 WIB.

“Kito idak biso nelpon dari sano, katek sinyal. Jadi kami datangi kapolsek untuk buat laporan. Kami idak tahu itu jenazah siapo, tapi pecaknyo itu warga datangan bukan warga dari dusun kami,” bebernya.

Selanjutnya, warga bersama anggota kembali mendatangi lokasi, sekitar pukul 22.00 WIB, mereka tiba di tempat penemuan jenazah. Dan mendapati jenazah yang ditemukan sebelumnya sudah dikubur oleh masyarakat.

“Kito dak tahu banyak yang selisih semalam. Ado yang ngato dak tahan bau jadi langsung dikubur bae oleh warga di sano,” bebernya.

Sementara itu Kepolres Muratara AKBP Adi Witanto melalui Kapolsek Rupit AKP Bakri Redi didampingi Kanit Reskrim Bripka Agus Apriyadi membenarkan adanya penemuan itu. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya