oleh

Berdamai dengan Covid-19, Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

PRABUMULIH – Mengikuti instruksi Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) terkait berdamai dengan Covid-19 dan sejumlah aktivitas kehidupan berangsur-angsur normal. Akan tetapi, asalkan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Menindaklanjuti hal itu, Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM menyambut baik kabar tersebut.

“Kalau bisa hal itu juga bisa diterapkan di Prabumulih, karena imbas Pandemik Covid-19 semua segi kehidupan mengalami kelumpuhan,” ujar Ridho, sapaan akrabnya di sela-sela memimpin konprensi pres, Senin (11/5) di Ruang Rapat Lantai 1.

“Mari kita berdamai dengan Covid-19, tetapi terapkan ketat protokol kesehatan. Artinya, masyarakat harus benar-benar displin. Pakai masker, jaga jarak, dan rutin cuci tangan,” terangnya.

Ungkapnya, jika hal itu benar-benar diberlakukan Pemkot siap juga melaksanakan. Kata dia, jelas segala segi kehidupan akan berangsur-angsur normal.

“Kata Presiden, Covid-19 tetap dihadapi. Tetapi, aktivitas kembali normal seperti sedia kali. Cuma protokol kesehatan ketat, harus diberlakukan dan juga dilaksanakan secara disiplin,” terangnya.

Menjawab pertanyaan, Prabumulih kasusnya stagnan. Orang nomor satu di Kota Nanas ini menyebutkan, karena Prabumulih memiliki 2 ribu Rapid Test (RT).

“Sehingga, deteksi dini bisa dilakukan terlebih dahulu. Jika dinyatakan positif RT, bisa dilakukan isolasi mandiri. Setelah hasil swabnya, positif atau negatif baru ada tindak lanjut penanggannya. Karena, hasil swab membutuhkan waktu 4 hari,” jelasnya.

Diakuinya, deteksi dini dengan RT, memang tidak seakurat swab. Tetapi cukup ampuh, untuk pencegahan.

“Itu bedanya Prabumulih dari kabupaten/kota di Sumsel. Deteksi dini itulah, jadi tolak ukur kita sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes),” tukasnya.

11 Swab Masih Menunggu Hasil

Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes), sebanyak 1.500-an Alat Rapid Test (ART) telah dipakai dan menyisakan sekitar 163 unit.

Pemakaian RT ini dilakukan, sekitar 600-an lebih orang. Dan, sebanyak 24 orang dinyatakan positif RT ditindaklanjuti dengan swab.

“9 orang dinyatakan terkonfirmasi positif. Lalu, 11 orang telah diswab menunggu hasil,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), dr H Happy Tedjo TS MPH.

Ungkapnya, berharap hasilnya semuanya negatif. Sehingga, tidak menambah jumlah terkonfirmasi positif.

“Sejauh ini, 13 kasus terkonfirmasi positif. 4 kasus sembuh, 1 kasus meninggal dan 8 masih dalam perawatan baik di RS dan isolasi mandiri,” terangnya. (03)

Komentar

Berita Lainnya