oleh

Beredar Isu Panas, Rp10 Juta Untuk Satu Suara

PALI – Menjelang H-3 dilaksanakannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mencuat isu adanya dugaan money politik, yang dilakukan oleh pasangan calon (paslon) dengan memberikan uang Rp10 juta untuk satu pemilih.

Tentu hal ini cukup fantastis nominal yang akan dibagikan oleh paslon tersebut, apabila memang benar adanya. Dimana, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di empat TPS yang dilakukan PSU sebanyak 1.549 pemilih ditambah jumlah pemilih tambahan, sehingga keseluruhan pemilih sebanyak 1.575 orang.

Jika dikalkulasikan, dimana Rp10 juta x 1.575 pemilih, maka paslon tersebut akan mengeluarkan dana sebanyak, Rp15,75 miliar, untuk memperebutkan simpati pemilih pada 21 April 2021 mendatang, di TPS 09 dan 10 Desa Air Itam, serta TPS 08 Desa Babat Kecamatan Penukal. Dan TPS 06 Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara.

Menanggapi isu tersebut, Kapolres PALI AKBP Rizal Agus Triadi SIK menegaskan, bahwa pihaknya telah mempertebal keamanan di tiga desa tersebut dengan total 500 personil untuk menjaga keamanan dan kenyamanan, serta mencegah terjadinya aksi kriminalitas serta pelanggaran menjelang PSU.

“Memang macam-macam isunya (menjelang PSU, red). Tapi InsyaAllah tidak terjadi seperti itu (Rp10 juta satu pemilih,red). Karena kami juga terus melakukan patroli dan razia, baik itu di siang maupun malam hari,” ujarnya, Minggu (18/4)

Komentar

Berita Lainnya