oleh

Berencana! Pembunuh Kopda Zeni Dijerat Pasal ‘Hukuman Mati’

-Hukum-620 views

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara hari ini, Sabtu (2/2) merilis kasus tersangka Sumarlin alias Marlin (35), pelaku pengeroyokan dan penusukan hingga menewaskan Kopda Zeni Erwanta (ZE), anggota Puslatpur OKU Timur.

Kapolda mengatakan, sejauh ini tersangka Marlin merupakan pelaku tunggal. Mereka bertemu di atas panggung, acara hajatan di Desa Tanjung Raya, Kecamatan Belitang I, OKU Timur, Selasa (29/1) sekitar pukul 02.00.

Korban ditusuk pisah cap garpu yang sudah disiapkan tersangka, mengenai kepala, badan, dan tangan korban.

Usai menusuk korban, tersangka lalu terjun dari panggung dan lari ke parkiran menuju sepeda motornya.

Tersangka kabur ke rumah saudaranya Bangsawan. Menurut pengakuan tersangka, dirinya memang sudah merencanakan dan mencari korban.

Tersangka menyebut, korban punya utang uang pada tersangka, sebanyak Rp150 juta.

” Untuk pengakuan tersangka terkait utang piutang, itu masih kami kembangkan lebih lanjut,” ujar Kapolda, tanpa merinci utang piutang tersebut.

Untuk tersangka Marlin, dijerat Pasal 340 KUHP (pembunuhan berencana) dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP. “Ancamannya pidana mati atau seumur hidup, atau paling lama penjara 20 tahun,” pungkas Jenderal kelahiran Belitang Madang Raya tersebut.

Di hadapan Kapolda, tersangka Marlin menyampaikan pernohonan maaf sebesar-besarnya pada keluarga korban dan keluarga besar TNI.

“Saya dan keluarga saya mohon maaf dan ampun. Saya benar-benar menyesal,” akunya.

Termasuk istri dan kedua anak tersangka Marlin, tak kuasa menahan tangis. Istri tersangka berinisial A, berkali-kali memohon maaf.

“Saya sebagai seorang istri, mohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum Kopda Zeni, Puslatpur dan keluarga besar TNI, atas perbuatan suami saya. Mohon dimaafkan, Pak,”ujarnya sambil menangis dan memeluk kedua anaknya. (vis/air)

Komentar

Berita Lainnya