oleh

Berharap Pemain Bisa Move On

JAKARTA – Masa depan Persibat Batang ada di tangan caretaker Abdul Mu’in. Dia diserahi meramu strategi untuk arungi sisa pertandingan Liga 2 2019 setelah Pelatih Kepala Persibat Freddy Mulli mundur diri. Ujian pertama adalah melawan Sriwijaya Fc pada 18 Juli nanti di Stadion Moh. Sarengat, Batang.

Ketum Persibat Danang Aji Saputra berharap banyak kepada Mu’in. Dia diharapkan bisa menjadi penyambung di masa transisi. Sekaligus menjaga kondusifitas tim pascamundurnya Freddy Mulli. Mengingat, lawan yang dihadapi adalah Sriwijaya FC. Tim asal Kota Pempek ini baru saja menelan kekalahan di kandang sendiri usai di babat Persita 0-2 akhir pekan lalu.

“Sementara yang pegang tim asisten pelatih Abdul Mu’in. Sambil menunggu kontrak pelatih baru,” ungkap Danang yang juga CEO Persibat ketika dihubungi kemarin (15/7).

Pekerjaan Mu’in memang tidak gampang. Persibat masih sulit melepaskan diri dari kubangan kekalahan di lama laga awal Liga 2 2019. Empat laga dilalui dengan kepala tertunduk. Baik itu partai tandang maupun kandang. Satu-satunya kemenangan dikoleksi ketika mengalahkan Persiraja Banda Aceh 1-0 pada laga perdana.

Di saat yang sama, Sriwijaya FC juga sedang berburu poin. Sebagai ganti tiga angka yang hilang setelah dirampok Persita Tangerang. Misi mencuri poin penuh di kandang Persibat menjadi keharusan jika Ambrizal dkk masih ingin menjaga kans ke babak delapan besar sebagai pintu gerbang menuju promosi Liga 1 2020.

“Saya berharap pemain bisa segera move on. Saya ingin para pemain keluarkan kemampuan terbaiknya sekaligus membuktikan mereka masih bisa diandalkan di Persibat,” tukasnya.(kmd)

Komentar

Berita Lainnya