oleh

Berhubungan Suami Istri Turunkan Kolesterol? ini Kata Dokter

DALAM Islam berhubungan suami istri mendapat pahala. Dari sisi medis, berhubungan badan yang dilakukan pasutri disebut-sebut bisa menurunkan kolesterol. Jika memang terbukti bisa begitu, tak bisa dimungkiri bahwa akan banyak orang yang melakukannya demi menurunkan lemak darah.

Berhubungan suami istri memang termasuk aktivitas fisik, tapi..

Menurut dr Sara Elise Wijono MRes dari KlikDokter, salah satu cara efektif selain menjaga pola makan dalam menurunkan kadar lemak jahat dalam darah adalah dengan melakukan olahraga. Nah, berhubungan seks itu memang termasuk aktivitas fisik.

“Untuk menurunkan kolesterol dengan aktivitas fisik, dibutuhkan target tertentu. Yang jadi pertanyaan, apakah hubungan suami istri yang dilakukan bisa mencapai target itu hingga mampu menurunkan kolesterol? Saya rasa itu tidak sepadan,” jelas dr Sara. Jadi, berhubungan seks termasuk aktivitas fisik, tetapi itu tidak sampai memberikan efek berupa penurunan kolesterol.

Lagi pula, kolesterol jahat tidak langsung turun begitu saja setelah Anda melakukan sekali atau dua kali aktivitas fisik. Diperlukan olahraga yang rutin, berpola, dan dengan intensitas yang cukup agar kadar lemak dalam darah berkurang dan berada di angka normal.

Sedangkan, berhubungan badan tidak bisa digolongkan sebagai aktivitas fisik sedang, apalagi berat.

Berhubungan suami istri memang dapat meningkatkan detak jantung sekaligus menimbulkan perasaan lelah. Sayangnya, selama berhubungan seks, rata-rata pria hanya membakar 100 kalori dan wanita hanya membakar 69 kalori. Kedua angka tersebut termasuk kecil ketimbang jumlah kalori yang dibakar oleh olahraga aerobik “sungguhan” selama 30 menit, yaitu 318 kalori.

Info tentang berhubungan suami istri bisa menurunkan koleterol sebaiknya tak perlu Anda percaya. Sebab, diperlukan intensitas serta frekuensi tertentu untuk bisa mengurangi kadar lemak di dalam darah.

Dan kondisi tersebut hanya bisa didapatkan jika Anda melakukan olahraga aerobik serta angkat beban yang dikombinasikan dengan pola makan sehat secara rutin.(RPA/klikdokter)

Komentar

Berita Lainnya