oleh

Beri Waktu 7 Jam Untuk Pelaku Usaha, Melanggar Bakal Dapat Sanksi Teguran

Sumeks.co – Walikota Harnojoyo memberikan waktu 7 jam bagi pelaku usaha untuk beraktifitas di tengah PSBB tahap kedua yang diterapkan di Palembang. Ini lebih lama dua jam dari batasan waktu sebelumnya pada PSBB tahap pertama yakni 5 jam.

Apa yang dilakukan oleh Walikota lewat revisi Perwali tentang PSBB di kota Palembang ini diharapkan bisa membuat sektor ekonomi menggeliat. Seiring itu pula, ia meminta pengusaha tetap menerapkan protokol kesehatan agar peningkatan kasus Covid-19 di kota Palembang bisa ditekan.

“Operasional 7 jam ini sudah memberikan angin segar bagi dunia usaha. Yang penting protokol kesehatan (dijalankan), semua (usaha) silahkan tidak ada lagi diskriminasi (usaha besar atau kecil),”ujar Walikota di sela tinjauan dan sosialisasi PSBB tahap kedua bersama Forkompinda, Rabu (3/6).

Harnojoyo mengaku mempertimbangkan hati nurani masyarakat. Ia berharap kebijakan ini akan menyelaraskan pergerakan ekonomi dengan kesehatan masyarakat Palembang. Oleh sebab itu, Gugus Tugas Covid-19 Palembang juga menempatkan personil di pusat perbelanjaan dan keramaian.

“1750 orang TNI-Polri akan ada di pusat keramaian, untuk sosialisasi dan pengawasan kepada masyarakat. Dengan 14 hari PSBB ini secara maksimal kita tegakkan, semoga bisa dipahami oleh masyarakat dan berakhir tanggal 16 (Juni) nanti,”ungkapnya.

Sebelumnya, pada PSBB tahap kedua ini Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji mengatakan jika pihaknya akan tetap memberikan sanksi kepada pelanggar. Tidak berbeda dengan PSBB di tahap pertama.

“Prosesnya ada penyesuaian terhadap kondisi masyarakat saat ini. Kita tidak boleh terlalu mengekang. Sifatnya himbauan dan edukasi, kalau masyarakat melanggar kami tegur,”tegas Anom. Apalagi tambahnya, petugas bersiaga selama 24 jam untuk melakukan pengawasan.

“Sifatnya dinamis, kalau aktifitas tidak ada lagi, petugas juga tidak ada lagi,”ujarnya. (aja)

Komentar

Berita Lainnya