oleh

Berkas Dilimpahkan, PPK Tapal Batas Segera Disidang

PALEMBANG – Berkas perkara dugaan korupsi proyek pembangunan tugu tapal batas jilid II Palembang-Banyuasin di wilayah Tanjung Api-Api, Senin (21/9), akhirnya dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang.

Dua berkas diserahkan langsung oleh Kasi Pidana Khusus melalui tim jaksa Pidsus Dian Febrianti SH dan diterima langsung oleh Panitera Tipikor Cecep Sudrajat SH MHum.

“Atas seizin Kajari Palembang, hari ini kita serahkan berkas perkara Tipikor ke Pengadilan Tipikor Palembang,” kata Dian usai penyerahan berkas.

Dian melanjutkan, berkas setebal kurang lebih 30 cm itu terdiri dari dua berkas untuk masing-masing tersangka yakni Khairul Rizal selaku PPK proyek yang juga merupakan terpidana kasus yang sama dengan lokasi pembangunan yang berbeda, pada Desember 2019, divonis pidana penjara selama 1 tahun dan 4 bulan.

“Sementara untuk tersangka lainnya yakni bernama Otong selaku pihak ketiga proyek pembuatan tugu tapal batas itu, keduanya saat ini sudah ditahan di Rutan Pakjo,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu juru bicara PN Palembang Adi Prasetya SH MH membenarkan telah menerima berkas tersebut dan akan segera diproses untuk segera disidangkan.

“Ya, benar telah kita terima pelimpahan berkas itu dan segera diproses untuk penetapan jadwal sidang berikut perangkat sidangnya, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan disidangkan,” tukasnya.

Diketahui, kasus ini sudah terjadi pada tahun 2013. Hasil penyelidikan Tim Pidkor Polresta Palembang, kasus bermula atas indikasi mark up pembangunan tugu batas di empat titik, yakni Palembang-Banyuasin di kawasan Terminal Km 12, Palembang-Banyuasin di kawasan Jakabaring, Palembang-Banyuasin di kawasan Tanjung Api-Api (TAA), serta perbatasan Palembang-Inderalaya di kawasan Kertapati. Biaya proyek pembangunan yang dikeluarkan negara sebesar Rp1,2 miliar kerugian atau terjadi dugaan mark up sebesar Rp800 juta lebih.

Sebelumnya Pengadilan Tipikor Palembang telah memvonis empat terdakwa Ahmad Toha, M Ikhsan Fahlevi, Asmol Hakim dan Khairul Rizal untuk proyek pembangunan tugu tapal batas Palembang-Banyuasin yang berada di Jakabaring dengan pidana penjara masing-masing selama 1 tahun dan 4 bulan. (fdl)

Komentar

Berita Lainnya