oleh

Berkunjung ke Pulau Kemaro, Mampir ke Kampung Air dan Bungalo

PEMERINTAH Kota Palembang pada tahun ini akan mengembangkan destinasi wisata Pulau Kemaro. Objek wisata yang terletak di tengah-tengah Sungai Musi wilayah Kecamatan Kalidoni itu akan dibangun sarana prasarana layaknya Taman Impian Jaya Ancol.

Mengunjungi Pulau Kemaro tidaklah sulit. Dari pusat kota Palembang, hanya berjarak sekitar 15 km. Ada dua jalan menuju ke pulau tersebut. Yakni dari Dermaga Benteng Kuto Besak (BKB) menggunakan perahu ketek (perahu bermesin) atau kapal wisata milik Pemkot Palembang dan menggunakan jalur darat dari Dermaga Peti Kemas milik PT Gui yang terletak di kawasan pabrik PT Pusri, Kecamatan Kalidoni.
Bungalo
Bungalo di Pulau Kemaro. foto: dendi romi sumeks.co

Pengunjung yang menuju Pulau Kemaro dari Dermaga PT Gui, bisa memarkirkan kendaraan di kawasan perusahaan tersebut menyebereng ke Pulau Kemaro menggunakan perahu ketek. Ongkos menyeberang ke Pulau Kemaro hanya Rp20 ribu per orang untuk pulang pergi. Serang ketek akan menunggu sampai pengunjung kembali ke Dermaga Peti Kemas milik PT Gui tersebut.

Pemerintah Kota Palembang sendiri mengembangkan objek wisata tersebut dengan membangun bungalo dan kawasan Kampung Air yang terletak di kawasan Pulau Kemaro. Ada 10 buah bungalo dibangun pemkot untuk memanjakan wisatawan yang akan bermalam atau sekadar melepas lelah di Pulau Kemaro.

Pelataran
Pelataran di bungalo Pulau Kemaro. foto: dendi romi sumeks.co

Hanya saja wisatawan harus membawa sendiri peralatan memasak atau tidur jika ingin bermalam di bungalo. Sebab, di dalam bangunan tidak terdapat tempat tidur dan perlengkapan memasak.

Sebenarnya, bungalo yang dibangun ini mewah. Hanya saja karena tidak dilengkapi fasilitas pendukung dan kurang promosi, tempat menginap ini tidak banyak diketahui wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Dermaga yang dibangun, sudah memadai untuk kapal sandar.

Kampung Air
Kampung Air di Pulau Kemaro. foto: dendi romi sumeks.co

Kampung Air yang berada di sebelah Pulau Kemaro juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk melihat kehidupan warga yang tinggal di perairan. Bank Indonesia menyulap kampung ini menjadi destinasi wisata melalui program CSR-nya. Tempat penjualan suvenir dan menara pandang dibangun Bank Indonesia Cabang Palembang. Pembangunan destinasi wisata Kampung Air oleh Bank Indonesia ini belum setahun selesai. Hal ini terlihat dari bekas pengecoran jalan dan bangunan yang masih terlihat bekas papannya.

Komunitas sepeda sering meluangkan waktunya bergowes ria di Pulau Kemaro. Mereka sengaja mencarter perahu ketek dan mengangkut sepedanya untuk dibawa ke pulau tersebut. Seperti terlihat, Ahad (17/1). Belasan komunitas sepeda terlihat berswafoto di bungalo dan Kampung Air Pulau Kemaro.

Setiap tahun Pulau Kemaro akan menjadi tempat berkumpulnya umat Budha merayakan Cap Go Meh usai merayakan Tahun Baru Imlek. Pemerintah Kota Palembang sendiri menggratiskan angkutan penyeberangan menuju Pulau Kemaro dari Dermaga Peti Kemas PT Gui.

Herman, salah satu serang ketek yang biasa melayani wisatawan menyeberang ke Pulau Kemaro menuturkan bahwa sejak pandemi COVID-19 melanda Indonesia khususnya dan dunia umumnya, wisatawan yang berkunjung berkurang. Biasanya setiap Sabtu dan Ahad, wisatawan nusantara berkunjung ke Pulau Kemaro.

“Sejak COVID-19, kunjungan wisatawan ke sini (Pulau Kemaro) menurun,” kata Herman. (*)

 

Perwakilan P

 

Komentar

Berita Lainnya