oleh

Bermedsos Bijak Cegah Radikalisme

SEKAYU – Untuk menangkal radikalisme dari perkembangan media sosial (medsos) yang sangat pesat dilakukan dengan memfilterisasi diri dari setiap informasi yang didapat, menyikapi dengan logis, dan dengan ilmu pengetahuan yang baik.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Musi Banyuasin HM Soleh Naim SE saat menjadi pembicara dalam Forum Grup Diskusi tentang pencegahan radikalisme di Aula Alex Noerdin Polres Musi Banyuasin, Jumat (14/2).

Dia mengatakan bahwa sebenarnya semua pihak tidak bisa menyalahkan perkembangan teknologi. Media sosial itu baik untuk penyebaran arus informasi di zaman 4.0, tinggal yang menyikapinya adalah person, kelompok, tinggal lagi cara menyikapinya dengan baik dan benar.

Lanjutnya, cara pikir yang mulai negatif akan menimbulkan radikalisme itu sendiri setiap informasi yang negatif disebar oleh orang yang berpikiran radikal.

“Oleh karana itu kita sebagai pengguna media sosial harus mengunakannya dengan baik,” kata Soleh Naim.

Dikatakannya, agama juga merupakan filter yang baik dalam menangkal radikalisme melalui ceramah, pendapat- pendapat benar yang mengajarkan kebaikan dan kebenaran.

Soleh Naik menegaskan bahwa tidak semua media sosial itu penyebab radikal, akan disikapi dengan bijak.  “Sikap kita dalam bermedia sosial dituntut dengan baik, ketika kita tidak mengikuti perkembangan teknologi melalui medsos kita akan ketinggal informasi,” tukasnya.

Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem SIK melalui Kabag Renmin Kompol Iwan Wahyudi SH MH menyatakan dengan forum diskusi ini untuk mencegah paham radikalisme di Kabupaten Muba.

Hadir dalam diskusi, Kepala Dinsos Muba Drs H Ahmad Nasuhi SH MM, tokoh masyarakat, ketua masjid, mahasiswa Poltek Sekayu, perwakilan Kodim 0401 Muba, Koramil, Satgas Linmas, dan Sat Pol PP. (ril/dom)

Komentar

Berita Lainnya