oleh

Bernilai Ekonomis, Warga Lirik Potensi Ikan Lokal

MURATARA-Kembangkan usaha sederhana, sejumlah warga di wilayah Kabupaten Muratara mulai lirik potensi budi daya ikan lokal. Ikan yang dikembangkan cukup beragam mulai dari jenis ikan sungai maupun ikan rawa.

Siswanto (45) warga Desa Lawang Agung, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara. Mengaku saat ini tengah mengembangkan budi daya ikan gabus. Awalnya dia melihat potensi ekonomi ikan rawa ini. Karena harga ikan gabus di pasar tradisional bisa mencapai Rp35 ribu/kg. Bahkan harga ikan gabus saat moment tertentu bisa menjangkau kisaran harga Rp50 ribu/Kg.

“Sekarang kita lagi berusaha kembangkan budi daya itu. ikan gabus banyak di rawa-rawa di wilayah Muratara. Anak ikan itu kita tangkap dan ditangkarkan. Lalu diajarkan makan pelet,” katanya, hari ini  (21/3).

Dia mengaku, di wilayah Muratara masih sangat jarang ada warga yang mengembangkan varietas ikan lokal. Karena di masyarakat saat ini masih berkembang paradigma, jika ikan liar tidak bisa di budidayakan. “Masyarakat kita selalu beranggapan seperti itu. Padahal semua bisa kita coba asal mau berusaha,” timpalnya.

Untuk mengembangkan budi daya ikan gabus, dia mengaku hanya memerlukan waktu selama 7-8 bulan. Anak ikan gabus yang ditangkap dari alam, diberi makan cacing sutra. Setelah memasuki usia satu bulan, baru diajari makan pelet seperti pengembangan ikan lainnya.

“Setelah usia 7-8 bulan baru dipanen, semakin lama juga semakin bagus. Karena harga ikan gabus semakin besar semakin tinggi,” kata Siswanto.

Dia berharap, ke depan ada dukungan penuh dari Pemerintah Daerah untuk pengembangan ikan lokal. Sehingga potensi yang ada di wilayah Muratara, bisa di manfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. (cj13)

Komentar

Berita Lainnya