oleh

Bersama Istri, Oknum Karyawan PT Pusri Gelapkan Mobil Rental 

SUMEKS.CO – Subdit 3 Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Sumsel meringkus pasangan suami istri (Pasutri), Kamis (3/10) sekitar pukul 22.00 WIB saat berada di kawasan Jl Demang Lebar Daun. Keduanya diamankan karena diduga telah melakukan penggelapan mobil rental di Kota Palembang dan sekitarnya. 

Indramaya (39) dan istrinya keduanya Marina Suci Hardianti alias Suci (27) saat diperiksa penyidik Polda Sumsel. Foto: Edho/SUMEKS.CO

Tersangkanya Indramaya (39) dan istrinya keduanya Marina Suci Hardianti alias Suci (27), warga Komplek Pusri Sako, Jl Banyu Lincir III, RT 8/4, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako Palembang. Belakangan Indramaya mengaku sebagai karyawan operator mesin IV PT Pusri. 

Klik Videonya Disini!

 

Aksi pasutri ini ini juga diketahui tidak hanya satu kali. Banyak korban yang melaporkan kejadian tersebut ke Mapolda Sumsel, Polrestabes Palembang dan Polsek Kalidoni. Salah satu korban yang melaporkannya ke SPKT Polda Sumsel yakni Akhmad Ade Riswardi (40), warga Jl Sukatani, Kecamatan Sako Palembang.

Dari laporan korban bernomor polisi LPB/751/IX/2019/SPKT tertanggal 19 September 2019, pada tanggal 13 Agustus 2019 sekitar pukul 18.30 WIB, korban didatangi pelaku Marina bersama saksi di kantornya di CV Musi Indah yang berada di Jl Sukabangun II, Lr Merpati, RT 69, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang untuk menyewa mobil Toyota Kijang Innova Reborn.

Mobil tersebut disewa selama satu bulan dengan harga Rp14 juta. Karena percaya korban langsung menyerahkan kunci dan STNK asli mobil bernopol BG 1535 UX berwarna black micca. Korban baru menerima pembayaran sebesar Rp7 juta pada tanggal 22 September 2019. 

Klik Videonya Disini!

Hingga jatuh tempo pengembalian pelaku belum juga mengembalikan mobil tersebut dan diketahui kalau mobil tersebut sudah digadaikan. Mobil tersebut masih dalam proses kredit.  

“Selain kami banyak jugo rental mobil lain yang mobilnyo disewo tapi langsung hilang contohnyo di kawasan simpang lima Lebong Siarang. Kami jugo heran pelaku bisa tahu tempat GPS dan dimatikan samo pelaku biar mobil idak biso dilacak,” terang salah satu korban kepada SUMEKS.CO.

Kepada polisi pasutri ini mengakui seluruh perbuatannya. Kebanyakan yang menjadi korban sudah kenal dekat dengan kedua pelaku. “Mobil yang kami gelapkan juga ado mobil Toyota Innova Reborn punyo adek sendiri. Rencana kami sewa selama tiga bulan.

Lalu ado jugo mobil Avanza tapi bukan kami gelapkan. Aku karyawan di PT Pusri sudah kerja selama 16 tahun, gaji per bulan Rp10 juta,”ungkap tersangka Indramaya yang juga pernah memiliki showroom mobil ini.

Sedangkan istri tersangka Indramaya mengungkapkan ia hanya diminta untuk langsung datang ke tempat penyewaan mobil “Yang mobil sewa milik Pak Ade aku yang disuruh samo suami aku untuk merental langsung ke tempatnyo. Awalnyo memang idak kenal langsung bae datang dikawani samo kawan,”ungkap Suci kepada polisi.

Terpisah, Kasubit 3 Jatanras AKBP Yudhi Suharyadi SIk melalui Kanit 1 Kompol Antoni Adhi didampingi Katim 1 Riksa Aipda Edi Apek Coy. “Modusnya suami memerintahkan istri untuk mencari mobil sewa di sejumlah tempat rental mobil. Masih banyak korban lain dan saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Untuk pasal yang dikenakan terhadap pasutri ini adalah pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan hukuman 4 tahun penjara,” terangnya.(dho)

Komentar

Berita Lainnya