oleh

Bersama WASI, Bripda Putri Selami Pantai Megamas Manado

PAGARALAM – Anggota Polwan Polres Pagaralam ikut serta meramaikan pemecahkan rekor selam terbanyak di dunia pada Sabtu lalu (3/8). Satu dari 3.100 penyelam yang berpartisipasi dalam Guinness World Record (GWR) selam ini diantara Bripda Putri membawa nama Pagaralam.

Hal ini dibenarkan Kaplres Pagaralam, AKBP Trisaksono Puspo Aji melalui Ps Paur Humas, Bripka Paino kepada Pagaralam Pos, Senin (5/8). Utusan Polres Pagaralam Bripda Putri yang sudah diberangkatkan sebelum iven penyelamanan terbanyak bersama Wanita Selam Indonesia (WASI) ini.

“Utusan ini sekaligus mensukseskan pemecahan rekor. Acara tersebut juga dihadiri Kapolri Jenderal Tito Karnavian,” ujar Bripda Paino.

Dalam arahan beliau (Kapolri Jenderal Titi Karnvian, red),  sebelumnya pada 2009 sebanyak 2400 penyelam ikut serta dalam Sail Bunaken. Sementara, pelaksanaan kali ini anggota Polres Pagaralam, Bripda Putri ikut serta pmeecahan rekor ini, di Pantai Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Sementara, dikutip siaran pers Humas Polres Pagaralam, Kapolri menyampaikan, selain rekor penyelam terbanyak, akan dipecahkan pula rekor pembentangan bendera terbesar di bawah air. Dalam hal ini Bendera Merah Putih.

“Nanti juga kita lanjutkan Upacara Bendera 17 Agustus, sebentar lagi kita rayakan. Kita sudah rayakan duluan di sini, di bawah laut dalam bentuk upacara. Tentu juga ini akan kita viralkan,” tegas Kapolri.

Sebelumnya, aksi pemecahan rekor telah dilakukan WASI bersama 578 penyelam pada Kamis (1/8/2019). Yakni rekor rangkaian manusia terpanjang di bawah air (Longest Human Chain Underwater). “Kita juga ucapkan terima kasih dan selamat karena pada 1 Agustus kemarin sudah pecahkan rekor gandengan tangan terbanyak,” tutur dia.

Untuk itu dia berharap agar hari ini, dua rekor lainnya bisa dipatahkan. Sebab dengan begitu kata Kapolri, nama Indonesia, nama Manado, dan nama Bunaken semakin mendunia. Sehingga, bisa lebih mendongkrak pariwisat dan menambah investasi di Indonesia.

“Welcome to the Indonesia, welcome to the Manado, salah satu destinasi pariwisata yang berkelas internasional. Mudah-mudahan upaya kita memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia bukan hanya di Sulawesi Utara dan Manado,” pungkas jenderal bintang empat itu. (Ald)

Komentar

Berita Lainnya