oleh

Bersatu di Biduk Rumah Tangga, Bersaing di Pilkades.

SUMEKS.CO- Ada yang unik di pemilihan kepala desa (Pilkades) Bantarsari, Rancabungur, Bogor, Jawa Barat. Pemilihan ini dibuat seperti resepsi pernikahan.

Alasannya, calon kepala desa itu hanya ada dua orang, yaitu lelaki dan perempuan yang sebenarnya pasangan suami istri.

Dikutip dari Merdeka.com, awal November November 2019, dua calon ini adalah Lukmanul Hakim dan Silfiyani. Lukmanul mendapatkan nomor urut 1 dan sang istri nomor 2. Lukman merupakan calon petahana. Karena tak ada orang lain yang mendaftar, dia mendorong istrinya untuk mencalonkan diri.

” Sesuai aturan tidak boleh calon tunggal. Karena istri saya diperbolehkan maju akhirnya saya dorong untuk nyalon juga,” kata Lukman.

Menurut Lukman, konsep menjadikan hari pecoblosan Pilkades Bantarsari seperti resepsi pernikahan adalah untuk menarik minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

” Selain itu, 21 Oktober itu ulang tahun pernikahan kami yang ke-18. Jadi bisa diibaratkan ini perayaannya, selain menarik minat masyarakat untuk datang ke TPS,” kata dia.

Ketua Panitia Pilkades Bantarsari, Syamsuri menjelaskan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Bantarsari mencapai 5.154 orang terdiri dari 8 RW. Pihaknya juga menyiapkan hadiah bagi para pemilih.

“ Doorporize sih sembako. Tapi, ini sukses menarik pemilih untuk datang,” kata dia.

Syamsuri mengatakan pihak panitia membawa dua calon kades dengan kirab budaya dengan dana swadaya dari masyarakat.

” Kebetulan calonnya suami istri jadi dikonsep kayak pengantin saja. Jadi setelah nyoblos, warga bisa salaman sama calonnya. Kalau untuk penghitungan suara kita mulai sekitar jam 1 siang nanti,” katanya. Alhasil, CAlon Petahana Lukmanul  Hakim memenangkan pemilihan tersebut. (merdeka/dream)

Komentar

Berita Lainnya