oleh

Bertahan Hidup Selama DPO, Ini yang Dilakukan Penggali Kubur Apriyanita, PNS yang Dibunuh dan Dicor Semen

SUMEKS.CO – Unit 1 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel meringkus Ichnation Novari alias Nopi (59), warga Rama Kasih VI, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan IT II, Palembang.

Tersangka Nopi merupakan komplotan pelaku pembunuhan terhadap korban Apriyanita (50), PNS yang ditemukan tidak bernyawa dikubur dengan cara dicor semen pada Oktober 2019 silam.

Sehari-harinya, tersangka Nopi salah satu penggali kubur di TPU Kandang Kawat, Palembang. Menjadi DPO Jatanras Polda Sumsel setelah melarikan diri dari Palembang usai kejadian.

Kasubdit Jatanras (kiri) menginterogasi tersangka Nopi. Foto : edho/sumeks.co

“Nopi ikut serta dan menjadi salah satu otak pembunuhan dan menghilangkan jejak korban Apriyanita pada tahun 2019 silam,” kata Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol CS Panjaitan didampingi Kanit 1 AKP Willy Oscar, saat merilis kasusnya, Jumat (3/9) siang.

Panjaitan menegaskan, kasus pembunuhan ini sangat sadis karena sebelum korban meninggal dunia, diberikan minuman yang dicampur dengan obat tetes mata dan saat lemas, leher korban dijerat dengan tali saat berada di dalam mobil.

“Waktu korban dibawa keliling menggunakan mobil, tersangka Nopi ini juga ikut. Dan dia lah yang menyarankan agar korban dikuburkan di makam Kandang Kawat untuk menghilangkan jejak. Tersangka dijerat dengan Pasal pembunuhan berencana,” ungkap Panjaitan.

Di hadapan polisi, tersangka Nopi mengetahui Yudi dan Ilyas ditangkap polisi dirinya langsung melarikan diri.

“Setelah seminggu, sempat lari ke Lampung, sempat kesasar di sano dan hidup lontang-lantung,” kata Nopi yang merupakan residivis kasus Curas dan pengeroyokan ini.

Komentar

Berita Lainnya