oleh

Bertekad Kalau Mau Maju Harus Berani Ambil Risiko

-Dunia-74 views

PITHAN Chandra SSi M Eng M URL, salah seorang staf Dinas Lingkungan Hidup Kota Prabumulih yang merupakan lulusan S2 dari Jepang, akan dikirim ke Amerika dalam kegiatan YSEALI (Youth South East Asian Leadership Initiative) Professional Fellowships Program dengan tema Environment Sustainability pada 22 April hingga 31 Mei 2019 mendatang.

Di Amerika, Pithan akan diajarkan bagaiamana membuat peraturan terkait pengelolaan sampah dan tentunya bakal diterapkan di kota Prabumulih nantinya. Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu atas perintah Walikota Prabumulih, Pithan terlebih dahulu mengikuti serangkaian test. “Seleksi pertama mengisi aplikasi secara online pada bulan November 2018 dengan menjawab 65 pertanyaan,” akunya, Rabu (13/3).

Dirinya pun menyebutkan. Hanya yang terpilih yang akan dihubungi untuk tahap wawancara. Lanjut di bulan Januari, ternyata dirinya kembali dihubungi untuk melakukan wawancara dan hanya 9 orang yang terpilih untuk seleksi wawancara.

“Wawancara dilakukan melalui skype, yang mewawancarai 3 orang, 1 orang langsung dari Washington perwakilan ICMA (International city/county management association USA), 1 orang dari kedutaan besar Amerika dan 1 orang dari Apeksi,” sebutnya.

Alhasil, dirinya pun terpilih diantara 4 orang se-Indonesia yang akan dikirim ke Amerika, dan satu-satunya perwakilan dari pemerintah kota di Indonesia.

Pria dengan postur tubuh tinggi itu mengaku, senang sekaligus sangat bersyukur bisa terpilih. “Rasanya campur aduk, ada senang, antusias, bangga, tapi juga ada rasa bingung di Amerika nanti gimana, terutama terkait makanan halal dan Ramadhan,” akunya.

Terlebih lagi, kata dia. Dirinya juga bingung harus meninggalkan keluarga lagi. “Karena dulu sudah pernah saya tinggal waktu ambil kuliah S2. Tapi setelah dipikir baik-baik semua ada resiko, kalau mau maju ya harus berani ambil resiko,” tutupnya. (chy)

Komentar

Berita Lainnya