oleh

Bertopi dan Tutup Wajah, Pelaku Acungkan Sajam Gasak Minimarket

BATURAJA – Belum terungkap kasus curas dengan sasaran minimarket di Sukaraya, kali ini giliran minimarket di Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten OKU ‘digasak’ kawanan bandit.

Peristiwa terjadi Jumat (20/12/ 2019) sekitar jam 22.30 WIB. Dalam aksi tersebut para pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga orang mengancam karyawan yang akan menutup toko.

“Pelaku datang tiba-tiba Pak, pakai penutup wajah,” kata Bobi, karyawan toko kepada petugas yang datang ke lokasi. Saat akan tutup toko.

Menurut Bobi saat itu dia bersama Rahma Delika, karyawan lainnya.

Para pelaku disebutnya, masuk ke dalam toko dan mengancam mereka dengan menggunakan senjata tajam. Selanjutnya mereka dibawa ke gudang belakang dan diikat serta mulut di lakban.

Disebut korban, pelaku membawa kabur brangkas beserta isinya, handphone dan rokok yang ada dalam toko.

Pihaknya belum mengetahui pasti mengenai nilai kerugian karena masih akan di hitung.

Kapolres OKU AKBP Titi T Hutauruk SIK MH melalui Kapolsek Peninjauan Iptu Hamid membenarkan, adanya kejadian itu.

Menurutnya, pada saat pagi hari, minimarket tersebut dijaga 3 (tiga) orang karyawan Sahrul (22), Septi warga Lubuk Rukam, dan Febri warga Desa Belatung Kecamatan Lubuk Batang OKU.

Namun pada siangnya, sekitar jam 14.00 Wib 3 karyawan diaplus oleh 2 orang karyawan, yakni kasir dan kepala toko Rahma (20) sebagai kasir, warga  Desa Sundan Kecamatan Lengkiti OKU.

Serta Bobi (29) warga Rs Bungur Kelurahan Sukajadi Baturaja Timur Kabupaten OKU.

Saat hendak menutup toko, datang pelaku berjumlah 3 orang yang tidak dikenal. Pelaku masuk dan menodongkan senjata tajam kepada karyawan.

Para pelaku melumpuhkan karyawan toko dengan cara diikat. Pelaku membawa 1 brankas uang,  1 (satu) unit Handphone  milik karyawan dan rokok yang belum diketahui jumlah kerugian.

Dari hasil rekaman CCTV, disebut, pelaku  menggunakan senjata tajam jenis pisau memakai tutup wajah dan topi.

Diduga pelaku merupakan warga lokal, karena menggunakan bahasa daerah di OKU. Ciri ciri fisik pelaku juga masih diidentifikasi pihak kepolisian. “Kasusnya masih dalam penyelidikan,” ujarnya.(bis)

 

 

 

Komentar

Berita Lainnya