oleh

Besok 29.840 Dosis Vaksin Dijadwalkan Tiba di Palembang, PPNI Sumsel Semakin Percaya Diri, Targetkan 27 Ribu Perawat Divaksin

SUMEKS.CO – Vaksin CoronaVac, Sinovac China, akan kembali didistribusikan ke Kota Palembang sebab penyaluran tahap pertama lalu masih mengalami kekurangan.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Dra Lesty Nuraini Apt Mkes melalui Kasi Surveilans dan Imunisasi, Yusri mengatakan, untuk jumlah yang diajukan dalam distribusi kedua ini mencapai 29.840 vial atau dosis.

“Beberapa waktu lalu kan yang disalurkan 23.600 dosis dari total kebutuhan Kota Palembang tahap pertama sebanyak 29.360 vial. Jadi masih ada kekurangan 5.760 vial. Rencananya, kami baru akan memesan kembali hari ini, Senin (18/1). Sehingga, pendistribusian bisa dilakukan Selasa nanti (19/1),” ujar Yusri saat dibincangi SUMEKS.CO.

Dijelaskannya, jumlah dosis tersebut nantinya akan didistribusikan ke kabupaten/kota lainnya. Dengan alokasi sesuai kebutuhan jumlah tenaga kesehatan (nakes) yang ada.

“Kami masih bahas daerah mana yang akan didistribusikan lagi. Tapi yang jelas, dosis yang bakal diterima itu mencapai untuk dua kali penyuntikan ditambah cadangan 10 persen. Kita akan cukupkan itu dulu,” bebernya.

Terkait jangka waktu pelaksanaan vaksinasi, Yusri memperkirakan, pelaksanaannya di Sumsel bakal memakan waktu 365 hari kerja. Perhitungannya, sebanyak 417 fasilitas kesehatan masing-masing memiliki kapasitas pelayanan vaksinasi sebanyak 40 sasaran dalam sehari.

“Jika dikalikan jumlahnya itu sekitar 16.660 sasaran. Artinya, jika dikalikan 365 hari kita sudah mencapai target 5,7 juta sasaran,” tukasnya.

Terpisah, Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sumsel, H Subhan SKM mengatakan, 27 ribu tenaga Perawat kesehatan Sumsel terdaftar sebagai penerima vaksin.

“Sejauh ini per Januari, tenaga Perawat di Sumsel ada sebanyak 118 yang terjangkit COVID-19, lima orang diantaranya sudah berpulang (meninggal dunia). Mereka memang yang berhadapan langsung dengan perawatan pasien COVID-19,” ungkapnya. Senin (18/1/2021).

Maka dari itu, sambung Subhan, semua perawat diwajibkan untuk disuntik vaksin. “Setelah di vaksin dapat meningkatkan kepercayaan diri kita (Perawat) untuk bertugas. Kami beranggapan efek psikologis lebih besar pengaruhnya dapat terjangkit penyakit. Insyallah kita tidak lagi takut untuk bertugas,” pungkasnya. (Bim)

Komentar

Berita Lainnya