oleh

Beto Jadi Buruan Enam Klub Liga 1

PALEMBANG – Sejumlah pemain Sriwijaya FC menjadi rebutan klub elite Tanah Air setelah tim berjuluk Laskar Wong Kito itu tergedradasi dari Liga 1. Salah satunya adalah Alberto Goncalves. Bomber naturalisasi tersebut diisukan diminati Madura United.

Rencana perekrutan Beto (sapaan Alberto Goncalves) untuk menggantikan posisi Mamadou Samassa yang telah lebih dulu didepak lantaran performanya tidak sesuai harapan.

”Striker pasti kami sudah punya, tetapi tinggal nunggu waktu. Kami masih akan menunggu pertimbangan dari pelatih,” ucap manajer Madura United, Haruna Soemitro.

Namun, Haruna belum bisa memastikan apakah striker yang didatangkan nanti adalah Beto. ”Ada saatnya kami umumkan itu,” ujarnya.

Selain Beto, kiper utama Sriwijaya FC, Teja Paku Alam, juga banjir tawaran. Beberapa klub yang akan berlaga di Liga 1 sudah melobinya. Salah satunya, Semen Padang.

Meski demikian, Teja Paku Alam belum memikirkan masa depannya usai gagal menyelamatkan Sriwijaya FC dari tsunami degradasi sekalipun manajemen Semen Padang terang-terangan kepincut memakai jasa kiper kelahiran 14 Maret 1994 tersebut. Saat ini, kiper yang bawa Sriwijaya FC U-21 juara ISL U-21 edisi 2013 ini masih fokus liburan.

“Saya belum kepikiran mau ke mana (musim depan). Saya sedang fokus liburan dulu,” ungkap Teja ketika dihubungi, Minggu (16/11).

Meski belum memutuskan masa depannya, Teja mengakui bahwa sekarang ini banyak tim melobi dirinya untuk pindah. Sejauh ini, ada enam klub menghubunginya untuk gabung. Namun, semua belum direspons.

“Ada 5 sampai 6 klub. Semua Liga 1. Alhamdulillah. Tapi, saya belum berpikir ke sana,” terang kiper kelahiran Sumatera Barat itu.

Kompetisi Liga 1 2018 bersama Sriwijaya FC memang musim menyesakkan bagi Teja. Sebagai pemain yang dibesarkan Sriwijaya FC, dia tak bisa hindarkan Sriwijaya FC dari degradasi.

Bukan hanya itu, dia harus merelakan gawangnya dibobol 56 kali. Jumlah kebobolan terburuk keempat dari 18 klub peserta Liga 1 2018 sekaligus kebobolan terburuk pada 4 tahun terakhir.

Sebagaimana diketahui, Semen Padang sebelumnya menyatakan minat memboyong Teja pulang kampung. Ketertarikan itu diungkapkan manajer Win Bernardino.

Upaya mendatangkan Teja bagian dari skenario manajemen memaksimalkan talenta lokal pada Liga 1 2019 sekaligus menjaga marwah klub Sumatera di Liga 1 setelah PSMS Medan dan Sriwijaya FC terdegradasi ke Liga 2. Untuk wujudkan ambisi itu, manajemen Semen Padang butuh budget Rp40 miliar. (kmd/nia/bas/gsm/ce3)

Komentar

Baca Juga