oleh

BI Launching Rumah Kopi Sumsel

-Ekbis-396 views

PALEMBANG – Sumatera Selatan merupakan daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia, bahkan keempat terbesar di dunia. Meskipun demikian, tidak dibarengi dengan jumlah ekspor ke mancanegara yang saat ini dilakukan.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengatakan, kopi merupakan salah satu komoditi yang memiliki potensi ekspor tinggi, konsumsi kopi dunia pada tahun 2015 sebesar 2,9 juta ton. Ekspor kopi Indonesia memiliki pangsa 13,9 persen terhadap total ekspor di sektor pertanian, perikanan dan kehutanan.

“Luas tanaman kopi di Sumsel mencapai 249.418 hektare. Yang utamanya berada di daerah Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten Empat Lawang, Lahat, Muara Enim dan Kota Pagaralam. Kami menyadari pengembangan kopi di Sumsel sebagai komoditi unggulan ekspor,” ungkap Rosmaya saat menghadiri Grand Launching Rumah Kopi Sumsel di Pelataran BKB, Sabtu (27/4).

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru mengungkapkan, tanaman kopi di Provinsi Sumsel semuanya merupakan perkebunan kopi rakyat dan terluas di Indonesia, dengan luas areal 250.397 dan produksi 184.166 ton. Melihat besarnya peranan komoditas kopi untuk Indonesia umumnya dan Provinsi Sumsel khususnya, Herman Deru menginisiasi akan membuat akademi kopi dan museum kopi yang pertama di Indonesia.

“Jadi untuk akademi kopi segera hari Senin ini akan saya kirimkan surat ke Kementerian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia, untuk dibuat akademi kopi. Ini yang pertama di Indonesia, jadi kopi jangan hanya dibuat parsial tetapi menjadi industri perkopian yang kita inginkan adalah efeknya dari semua pihak terutama melibatkan banyak masyarakat baik dalam proses produksinya, proses jual belinya sampai dengan menjadi bahan jadi,” ungkapnya.(ety)

Komentar

Berita Lainnya