oleh

Biadab ! Saat Salat Magrib, Paman Tewas Dibantai Keponakan

SUMEKS.CO – Sungguh biadab yang dilakukan seorang keponakan terhadap pamannya. Junaidi alias Daeng (66), tewas dibantai dengan senjata tajam saat melakukan salat Magrib, di rumahnya Jl Kemas Rindo, RT 31/06, Kelurahan Kemas Rindo, Kecamatan Kertapati, Palembang, Selasa (7/7/2020).

Usai kejadian pelaku Hariyadi alias Dedi (35) langsung melarikan diri. Korban yang bersimbah darah langsung dilarikan ke RS Bhayangkara dan sebelumnya sempata dilarikan ke RS terdekat.

Korban mengalami luka tusukan di bagian dada, leher, pinggang kiri dan punggungnya.

“Pelaku masih keponakan kandung. Saat kejadian memang sedang mabuk. Tidak tahu permasalahannya tapi yang jelas pelaku tidak senang ditegur dan dimarahi oleh korban,” ujar May (16) putri korban saat ditemui di RS Bhayangkara, Selasa (7/7/2020) malam.

Menurut May, pelaku memang waras tapi kalau sedang mabuk minuman keras berulah dan stres. “Seperti orang hilang ingatan,” tambahnya.

Kejadian pembunuhan tersebut tidak jauh dari Pasar Sungki, tepatnya di belakang kantor Lurah Kertapati, Jl Kemas Rindo, RT 31/06, Kelurahan Ogan Baru, Kertapati.

“Kakek sehat, salat rajin dan sehari-hari kerjanya serabutan. Saat kejadian korban diserang oleh pelaku dari belakang dan tidak bisa mengelak lagi, dan masuk rumah dari pintu belakang,” terang Fedra, cucung korban.

Kejadian tersebut sudah dilaporkan keluarga korban ke Polsek Kertapati, sementara jenazah korban masih dilakukan visum dan autopsi di RS Bhayangkara Polda Sumsel untuk kepentingan penyelidikan.(dho)

 

Komentar

Berita Lainnya