oleh

Biaya Haji Tahun ini Tetap

JAKARTA – Pemerintah dan Komisi VIII DPR RI menyepakati besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1440H/2019M. Biaya haji tahun ini tidak mengalami kenaikan dan sama seperti tahun lalu.

Besaran rata-rata BPIH yang dibayar langsung oleh Jemaah Haji adalah sebesar Rp35.235.602. Kesepakatan BPIH tersebut ditandatangani oleh Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dan seluruh pimpinan Komisi VIII DPR RI M dalam Rapat Kerja Menag RI dengan DPR RI tentang Pengesahan BPIH 1440H/2019M, di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Senin (4/1).

“Ini patut diapresiasi di tengah kurs mata uang rupiah terhadap dollar yang berbeda di banding tahun lalu. Tahun 2018 kurs mata uang rupiah atas dollar AS sebesar Rp13.888, tahun ini Rp14.200,” ucapnya.

Dengan lebih cepatnya proses Panja dan biaya haji yang sama dengan tahun lalu, menurut Lukman, Presiden sesuai undang-undang bisa segera menetapkan BPIH tahun ini. “Lalu kemudian kami bisa fokus mempersiapkan pelaksanaan haji tahun 2019.

Ia juga berpesan kepada calon jemaah haji untuk segera mempersiapkan biaya pelunasannya. Sehingga, ketika Keputusan Presiden tentang BPIH terbit, jemaah bisa segera melakukan pelunasan.

“Selanjutnya, mempelajari manasik haji dan senantiasa menjaga kesehatan dari sekarang. Karena, mulai 6 Juli nanti, jemaah sudah memasuki asrama haji, dan tanggal 7 Juli berangkat ke Tanah Suci,” pesannya.

Ketua BPIH Ace Hasan Sadzily meminta Kemenag meningkatkan kualitas layanan haji. Mulai dari transportasi hingga soal konsumsi harus diperhatikan oleh Kemenag. “Kami mewanti-wanti Kemenag tetap meningkatkan kualitas layanan,” ungkapnya.

Meski demikian kenaikan ongkos haji terjadi pada biaya tidak langsung atau indirect cost. Namun kenakkan itu dibebankan kepada keuntungan pengelolaan setoran dana awal. Secara keseluruhan, BPIH 2019 per jamaah sebesar Rp 69.744.435. Sementara, yang dibebankan kepada jamaah hanya Rp 35.235.602, sisanya dibebankan kepada indirect cost.(ran)

Komentar

Berita Lainnya