oleh

Bidan Cantik Babat Toman yang Jadi Owner Arisan Bodong Terancam 4 Tahun Penjara

SUMEKS.CO, SEKAYU – Tim penyidik Satreskrim Polres Muba terus memeriksa Bidan Desa cantik asal Babat Toman, Indri Apria Sari (24), owner arisan bodong online yang sebelumnya menyerahkan diri bersama keluarga dan penasihat hukumnya Senin (19/4/2021) siang lalu.

Pertama kali, Indri ditampilkan di depan awak media, Jumat (23/4/2021) siang oleh tim penyidik Satreskrim Polres Muba setelah menunggu lama.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SH SIK, didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin SH MH dan Kanit Pidum AIPTU Nasirin mengungkapkan, hasil pemeriksaa, arisan bodong ini pernah diikuti oleh tersangka Indri secara online di salah satu link atau website.

“Di sana dia (tersangka) ikut bermain arisan get duel dan kenal dengan orang berinisial Ad. Tersangka sempat mentransferkan uang Rp110 juta kepada Ad,” ujar Kapolres

Setelah mengetahui bagaimana sistem atau kerja arisan tersebut, sambung Erlin, tersangka mencoba mengendalikan seorang diri dengan cara membuka arisan di wilayah tempatnya tinggal yakni Desa Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin.

Kapolres Muba dan jajaran menunjukkan barang bukti saat merilis kasusnya di Polres Muba. Foto : Boi/Harian Muba

“Dia memulai arisan sejak September 2020 hingga berakhir 13 Maret 2021. Jumlah pemain aktif 180 orang dengan besaran uang yang yang diikutkan beragam,” kata Erlin.

Selanjutnya, pasangan uang para peserta yang mengikuti arisan beragam yakni mulai dari Rp3 juta-Rp10 juta. Untuk pasangan maksimum yakni Rp10 juta dapat mengambil dua slot arisan. “Keuntungannya ini dalam waktu 30 hari dapat 100 persen dari jumlah uang yang dipasang,” jelasnya

Komentar

Berita Lainnya