oleh

Bikin Video dengan Bahasa Sekayu, Orang Ini Mengaku Pasien Covid-19

SEKAYU – Sebuah video yang diduga penderita Covid-19 asal Muba yang mengaku positif sempat beredar di linimasa. Video berdurasi 2,04 menit tersebut beredar di sejumlah grup Whatsapp dan facebook dengan latar sebuah kamar perawatan serta wajah yang diblur.

Orang yang dalam video tersebut menyampaikan kondisinya saat ini dan permintaan agar tidak lagi menyebarkan informasi keliru tentang dirinya. Dia menyampaikan pernyataannya dengan bahasa daerah Sekayu.

“Ass wr wb, terutame aku terime kasih buat Bupati, wakil Bupati adapun segalenye yang telah mendukungku dan kawan-kawan, macem mane telah menyupportku sampai mikak, (terutama aku berterima kasih kepada Bupati dan Wabup serta segala yang sudah mendukung aku dan kawan-kawan serta menyupport aku hingga seperti ini),” katanya mengawali pernyataan.

Dia melanjutkan, bahwa penyakit tersebut bukan dirinya yang menginginkan, melainkan mungkin Tuhan sedang menguji sampai dimana batas kesabarannya. Selanjutnya dia meminta masyarakat setempat agar tidak menyebarkan berita hoax tentang dirinya.

“Aku mintek tulung jadilah nyebarke berita hoax, berita palsu, aku kabur atau aku pecakmane, sekarang aku mak ikak, Ikak sekarang aku lg di rumah sakit eh, (aku minta tolong berhentilah menyebarkan berita hoax, berita palsu bahwa aku kabur atau bagaimana, sekarang aku seperti ini, aku sekarang lagu di rumah sakit,” tukasnya.

Dia menyatakan tidak ada niat untuk kabur, berita-berita tersebut kata dia tidak wajar ia dengar dengan kondisinya masih dirawat di rumah sakit.

Dirinya malah ingin sembuh, “janganken mak ikak woi, urang nganterken makanan tadi lagi neter dariku, aku nak ke wc dikunci pintu, aku nak mandi susah, dikunci (jangankan begitu, orang mengantarkan makanan kepadaku gemetar, aku mau ke WC dikunci pintu, mau mandi juga susah dan dikunci,” katanya.

Dirinya sekarang cukup berolahraga dan berpanas-panas. Untuk sekarang, dirinya sehat, dia meminta orang untuk mendengarkan videonya, ape salah aku ngomong mak ikak, Ape sih salahku ape ku ade salah dengan kamu, (apa salah diriku ngomong seperti ini, apa salahku, apa aku ada salah dengan kamu,” pungkasnya.

Dibagian lain, update terakhir, Kamis (17/4) berdasarkan data di website covid-19 muba, jumlah ODP meningkat menjadi 233 orang, begitu juga PDP menjadi 21 orang. “Hingga hari ini (kemarin.red) ada 6 orang lagi yang di swab, jadi total 21, 20 sudah di swab, ada satu yang belum karena baru masuk. Untuk keluarga terkait PDP 13 yang positif, ada 5 PDP, hasilnya belum keluar,” ujar Jubir Gugus Covid-19 Muba, Septiani Peratita. (kur)

Komentar

Berita Lainnya