oleh

Bimtek Sirekap, PPK dan PPS Jangan Keluar Kota, Kecuali…

PALI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020, yang tinggal menghitung hari, tentunya penguatan dan pematangan pelaksanaan gelaran Pilkada di Bumi Serepat Serasan terus dilakukan penyelenggara dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Salah satunya dengan melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) pemungutan dan penghitungan suara menggunakan aplikasi sistem informasi rekapitulasi (Sirekap) pada Pilkada PALI terhadap PPK dan PPS, yang digelar Senin (30/11) di halaman sekretariat KPU PALI dengan dibagi dua sesi untuk setiap kecamatan yang dihadiri Bawaslu PALI melalui divisi SDM.

“Ini sangat penting untuk menambah  pemahaman dan pembekalan kita dalam pelaksanaan pemungutan suara pada 9 Desember 2020 mendatang,” ungkap Sunario SE, ketua KPU Kabupaten PALI, Sunario SE.

Pada Bimtek itu, dirinya juga menjelaskan, bahwa narasumber akan memaparkan bagaimana tugas dan fungsi PPS juga PPS. Jangan sampai peserta tidak memahami apa isi Bimtek yang digelarnya kali ini. Sebab ilmu ini harus diserap oleh penyelenggara agar informasi yang didapat nanti benar-benar sesuai peraturan.

“Dan yang terpenting adalah meski kita ada pilihan, tetapi kita harus menunjukkan netralitas dan integritas. menekankan kepada seluruh anggota PPK dan PPS sejak Bimtek dilaksanakan sampai hari H dilarang bepergian ke luar kota,” tegasnya.

Karena, penyelengara dituntut fokus menjalankan tugas agar pelaksanaan Pilkada berjalan sukses. Untuk itu, tetap di tempat kita masing-masing, jangan keluar kota kecuali ada hal penting. Sebab, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mendistribusikan logistik Pilkada yang tentunya harus diterima PPK dan PPS serta memastikan logistik sampai ke TPS sehari sebelum hari pemilihan.

“Kita mengingatkan seluruh penyelenggara agar menjaga kesehatan tubuhnya. Vitamin yang sudah diberikan diharapkan dikonsumsi, tetap gunakan masker pada setiap aktivitas, jaga kondisi badan agar tetap sehat dan imun kuat, agar pemilihan berjalan sukses aman dan sehat,” harapnya.

Sementara itu, Kordiv SDM Bawaslu PALI  Basrul SAP menginginkan melalui bimbingan teknis pemungutan dan perhitungan suara, jajaran penyelenggara di tingkat PTPS terutama rekan-rekan  KPPS betul-betul memahami tugas, kewajiban dan kewenangan sesuai regulasi yang baru dengan sistem pelaksanaannya berbeda dengan pemilihan maupun Pemilu sebelumya.

“Dimana saat ini kita laksanakan di tengah pendemi Covid 19 sehingga mewajibkan kita menggunakan prokes pencegahan covid 19 di TPS, kemudian KPPS harus memahami teknologi informasi dimana sebagai penunjang laporan KPU menggunakan SiRekap, akan tetapi KPPS jangan terjebak dengan SiRekap ini karena mengingat aplikasi ini menggunakan jaringan internet tentu sangat memungkinkan ada kendala di daerah tertentu yang tidak ada signal,” tambahnya. (ebi)

Komentar

Berita Lainnya