oleh

Binaan Pertanian, Salak Jenage Tertap Raih Sertifikasi Organik

LAHAT – Kelompok tani perkebunan buah salak Desa Tertap, Kecamatan Jarai Lahat, bisa berbangga hati. Lantaran buah salak yanh dihasilkan diakui dan mendapat sertifikasi pertanian organik.

Pembina kelompok tani perkebunan Salak, Al Qodri (55) warga Desa Tertap mengungkap awal perkebunan salak yang dilakukannya sejak tahun 2007 lalu. Awalnya hanya 500 batang pada 2 ha kebun.

Lambat laun setelah mendapat bantuan dari pemerintah, kelompok tani perkebunan salak tersebut meluas menjadi 5 ha.

“Dalam perawatannya dan pengolahan tanah kami memamg tidak pakai bahan kimia dan pengelolaanya masih organik,” ujarnya, saat acara penerimaan piagam penyuluh teladan, sertifikasi pertanian dan bantuan Alsintan di halaman Dinas Pertanian Lahat, Jumat (24/1).

Selanjutnya dilakukan pengecekan oleh Dinas Pertanian dan Badan Sertifikasi Nasional. “Pihak Dinas Pertanian yang mendorong kami agar pertanian organik bisa mendapat sertifikasi. Alhamdulilaah tahun 2018 lalu kita usulkan dan 2019 sertifikasi keluar,” ujarnya Al Qodri didampingi Ketua Kelompok Tani Perkebunan salak Jenage Desa Tertap, Lahat.

Sementara Bupati Lahat Cik Ujang SH mengungkapkan bahwa pihaknya akan memganggarkan bantuan pupuk organik bagi para kelompok tani di Lahat.”Semua gratis untuk petani. Bila ada yang meminta uang laporkan,” ujar Cik Ujang didampingi Kepala Dinas Pertanian Lahat Ir Otong Heriadi M.Si dan sekretaris Dinas Pertanian Lahat H Zaini SP M.Si.
Lanjutnya, bahwa semoga peran aktif penyuluh pertanian dan kelompok tani bisa mensejahterakan masyarakat. “Kompak, dan bekerjalah dengan baik,” ujarnya.(gti)

Komentar

Berita Lainnya