oleh

Bisnis Masker Masih Menjanjikan

PALEMBANG – Tanpa terasa sudah hampir tujuh bulan pandemi COVID-19 melanda dunia, khususnya Indonesia. Sejak virus corona menyerang dan Satgas COVID-19 Pusat mewajibkan warga mengenakan masker, bisnis alat penutup wajah itu menggeliat, khususnya di Palembang.

Pantauan SUMEKS.CO, Ahad (18/10) di sepanjang Jl Kolonel H Barlian, Jl Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, dan Jalintim Palembang-Jambi Km 14 Kelurahan Sukajadi, Kabupaten Banyuasin, Sumsel banyak ditemukan pedagang masker. Mereka umumnya memajang masker menggunakan kerangka seperti karangan bunga di trotoar dan menuliskan harga. Satu masker dijual Rp5.000 untuk yang biasa tanpa pernak pernik. Sedangkan masker dengan kualitas bagus atau mewah, dijual Rp10 ribu per buah.

Dari tiga lokasi penjualan, yang paling banyak pedagangnya terdapat di Jl Kolonel H Barlian. Pedagang masker bisa ditemukan mulai dari Km 9 sampai 7 dari arah Sukarami menuju kota.  Saking banyaknya pedagang masker di jalan ini, jarak antarpedagang hanya sekitar 200 meter.

Adi, salah satu pedagang masker di Jl Kolonel H Barlian menuturkan bahwa dirinya berjualan masker sejak COVID-19 menyerang Indonesia pada Maret atau April lalu. Waktu itu belum banyak pedagang, sehingga masker dijual mencapai Rp10 ribu per buah. Karena banyaknya permintaan, dalam sehari, dirinya bisa menjual 70 buah masker.

“Tapi waktu itu hargonyo Rp10 ribu per buah,” kata Adi kepada SUMEKS.CO, Ahad (18/10).

Seiring banyaknya pedagang, lanjut Adi, omzet penjualan masker saat ini menurun. Dalam hanya mampu menjual 20 buah di hari biasa dengan harga Rp5.000 per buah. Kalaupun terjadi peningkatan omzet, di hari Ahad yang bisa mencapai 30 buah per hari.

“Sarini (hari ini) rame permintaan masker. Maklum banyak wong nak kondangan,” ujarnya.

Sebagai pedagang masker, tambah Adi, dirinya tidak senang jika wabah COVID-19 masih menjangkit. Kasihan masyarakat dan pelaku usaha. Banyak yang PHK dan gulung tikar.

“Harapannyo COVID-19 cepat berakhir,” harapnya. (dom)

Komentar

Berita Lainnya