oleh

BKSDA Belum Tahu Hewan Penerkam Warga

-Sumsel-319 views

RUPIT – Puluhan warga bersama tim BKSDA Lahat, di Desa Sungai Jernih, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, melakukan penelusuran jejak hewan buas yang menerkam warga. Tim BKSDA mengaku kesulitan menyimpulkan hasilnya. Karena sejumlah jejak tidak berhasil ditemukan.

Rabu (19/6) sekitar pukul 10.14 WIB, puluhan warga desa Sungai Jernih, berkumpul di depan kantor Kepala Desa dengan membekali diri dengan sejumlah senjata tajam, seperti parang dan belati. Rencananya, mereka akan mengawal lima orang tim dari BKSDA Lahat untuk melakukan olah tempat kejadian Perkara (TKP), Aisyah Juminten (61) warga yang diterkam hewan buas diduga harimau.

Penelusuran langsung dilanjutkan dengan mengendarai sepeda motor dan terpaksa dilanjutkan berjalan kaki sejauh 1 km karena keterbatasan akses. Sepanjang jalur menuju lokasi, terlihat seperti semak belukar yang ditumbuhi pohon karet alam.

Lokasi itu diduga cocok sebagai habitat dan persembunyian sejumlah hewan buas seperti beruang dan harimau dahan. Warga Desa Sungai Jernih mengaku ketakutan setelah kejadian serangan hewan buas yang menewaskan warga mereka. Rata-rata, warga di desa itu bergantung hidup dengan cara menyadap karet di sekitar lokasi kejadian.

Susanto, warga yang ikut penelusuran mengatakan, masyarakat ingin tahu binatang apa yang menerkam warga mereka. Banyak masyarakat khawatir dan tidak berani berkebun dan meminta pihak berwenang menangkap hewan yang meresahkan itu.

“Kito idak tau itu yang nyerang hewan beruang atau harimau. Tapi kami warga di sini kuat mengarah ke harimau, kami cemas sebelum hewan itu tertangkap biso-biso warga satu desa ini idak mau berkebun,” ucapnya. (cj13)‎

Komentar

Berita Lainnya