oleh

Blusukan ke Desa Sidang Emas, Herman Deru Janjikan Jalan Desa Mulus 2020

BANYUASIN – Gubernur Sumsel, Herman Deru, menepati janjinya kembali bersilaturahmi Pasca Kontestasi Pilgub tahun lalu dengan masyarakat Desa Sidang Emas, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Selasa (2/7) sore. Di hadapan masyarakat itu, HD berkomitmen membantu Bupati Banyuasin, Askolani, merampungkan jalan ke Desa Sidang Emas dan Jembatan Rantau Bayur yang menjadi keinginan warga.

Dikatakan Herman Deru, kegiatan halal bi halal Idul Fitri 1440 Hijriah ini menjadi moment yang tepat bagi dirinya untuk meminta maaf karena pada kontestasi Pilgub lalu memecah belah masyarakat Kabupaten Banyuasin karena pilihan Gubernur yang tidak sama.

“Tapi itu semua sudah lewat, ini saatnya kita bersatu kembali dalam semangat halal bi halal untuk menjaga Sumsel dalam bingkai persatuan dan kesatuan sehingga Sumsel tetap aman dan damai,” ujarnya.

Menurut HD, sebagai seorang pemimpin sudah seharusnya berjiwa besar meminta maaf kepada masyarakat. Karena dalam menjalankan roda kepemimpinan tentu ada saja kesalahan yang dilakukan dan berimbas pada masyarakat.

Kepada masyarakat yang datang memadati Lapangan Porsenas itupun, Herman Deru yang didampingi Ketua TP PKK Sumsel Hj Feby Deru serta Anggota DPRD Provinsi terpilih Muhammad Yasser mengatakan sangat berterima kasih atas dukungan yang telah diberikan selama ini. Karena itu pula usai menghadiri Paripurna Istimewa memperingati HUT Banyuasin ke-17, dia dan rombongan menyempatkan diri mampir menemui warganya di Desa Sidang Emas.

“Saya kesini bukan hanya sekedar memenuhi janji, tapi ini memang ingin melihat langsung warga saya. Jadi bukan hanya mendengar laporan saja. Inilah kesempatan warga menyampaikan apa adanya keluhan mereka. Termasuk soal akses jalan ke Sidang Emas ini. Saya pastikan itu akan diaspal mulus 2020. Jangan seperti sekarang ini, kalau ada yang hamil tua bisa langsung melahirkan karena jalannya seperti itu,” tegasnya.

Dengan membiasakan diri turun ke lapangan, diyakininya tindakan seorang pemimpin pastilah akan diikuti staf lainnya. “Dampaknya untuk masyarakat bagus, karena kalau Gubernur datang biasanya semua dirapikan dan dibenahi. Makanya saya sering kunker ke daerah,” tambahnya.

Selain akses jalan yang mulus, yang tak kalah penting pesan Gubernur Sumsel itu adalah kerukunan. Percuma menurutnya jika fasilitas yang baik tidak dibarengi dengan kerukunan warga akibat politik seperti pemilihan kepala desa dan lainnya.

“Banyuasin ini usianya 17 tahun. Kalau bahaso Palembangnyo Meranjak (masuk usia remaja) tentu banyak godaan.  Namun jika pemimpinnya bagus Banyuasin akan berjalan sesuai cita-citanya bangkit, adil dan makmur. Alhamdulillah meski masih muda kemajuan di sini sudah  sangat baik,” tutup HD.(ety)

Komentar

Berita Lainnya