oleh

BNNP Sumsel Berhasil Menangkap Jaringan Narkotika Malaysia-Tembilahan-Sumsel

SUMEKS.CO – BNNP Sumsel berhasil menangkap jaringan narkotika melalui darat dari Malaysia melalui kota Tembilahan, Provinsi Riau menuju Sumsel, Rabu (11/12) sekitar pukul 06.00 WIB.

Penangkapan tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat, bahwa akan adanya pengiriman narkotika ke wilayah Sumsel dari Malaysia.

Dari informasi tersebut, BNNP Sumsel langsung melakukan penyelidikan yang dilakukan oleh tim Berantas BNNP Sumsel. Dari hasil penyelidikan tim Berantas BNNP Sumsel, narkotika telah dibawa dari Kota Tembilahan, Riau, pada hari Selasa malam (10/12) sekitar pukul 20.00 WIB.

Tim Berantas BNNP Sumsel langsung melakukan penyisiran mulai dari Palembang hingga ke Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, terhadap kendaraan yang menuju kota Palembang. Tepatnya di depan SPBU Betung, Kabupaten Banyuasin, Rabu (11/12) sekitar pukul 07.10 WIB, tim Berantas BNNP Sumsel berhasil menemukan kendaraan Avanza BM 1671 BE yang diduga membawa narkotika dari kota Tembilahan, Riau, menuju Sumsel.

Sabu
Foto : Tejo/Sumeks.co

Tim langsung melakukan pembuntutan kendaraan yang menjadi target operasi. Ketika hendak diberhentikan di jalan Betung Sekayu LK IV, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, oleh Tim Berantas BNNP Sumsel, kendaraan tersebut berusaha kabur dari sergapan petugas.

Sehingga petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak body sebelah kanan dan langsung memepet kendaraaan tersebut. Tim langsung mengamankan Juni Muldianto (30) alias Joni dan Riyanto (29) alias Riyan beserta barang bukti yang berada di kursi belakang mobil Toyota Avanza BM 1671 BE warna putih, berupa tas besar yang berisi 36 bungkus plastik yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat 36 kg dan 20 bungkus kantong plastik yang diduga narkotika jenis ekstasi dengan jumlah lebih kurang 32.570 butir.

Dari hasil penyelidikan 29 kg sabu akan diedarkan ke Kabupaten Pali, lalu sisanya akan diedarkan di kota Palembang. Saat kedua tersangka diintrogasi, handphone tersangka Riyan ditelpon oleh Acok alias Keling (DPO) salah satu pengendali dari kota Tembilahan, memerintahkan tersangka untuk mengantarkan narkotika ke kota Palembang terlebih dahulu, lalu untuk Kabupaten Pali ada kurir yang akan menjemput dikota Sekayu.

Tim Berantas BNNP Sumsel bekerjasama dengan Bea Cukai Palembang untuk menangkap salah satu kurir yang berada di kota Palembang. Salah satu kurir di kota Palembang mangajak kedua tersangka yang terlebih dahulu ditangkap agar serah terima dilakukan di jembatan Musi II Palembang.

Tim BNNP Sumsel beserta tim dari Bea Cukai Palembang mengintruksikan kepada kedua tersangka untuk serah terima barang diparkiran hotel Galaxy jalan Alamsyah Ratu Prawiranegara Musi II Palembang. Sekitar pukul 16.30 WIB penerima barang menggunakan mobil Sigra BG 1145 ZE memasuki halaman parkir hotel Galaxy. Tim langsung melakukan penyergapan dan menangkap Juanda (27) alias Yabot.

“Ini adalah berkat kesuksesan kita bersama berkat bantuan masyarakat dan informasi yang selalu diberikan kepada BNNP Sumsel.” Terang kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol Jhon Turman Panjaitan.

Dari ketiga tersangka BNNP Sumsel berhasil mengamankan barang bukti Sabu seberat 36 Kg dan 32.570 butir pil ektasi, satu unit mobil Toyota Avanza warna putih BM 1671 BE dan satu unit mobil Daihatsu Sigra warna abu-abu BG 1145 ZE. Rencana barang haram tersebut akan diedarkan saat malam pergantian tahun.

Kini ketiga tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 dan pasal 112 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia No.35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimum 5 tahun penjara dan maksimum hukuman mati.(tj)

Komentar

Berita Lainnya