oleh

Bocah Penderita Hydrocephalus Dibawa ke RSUD

BATURAJA – Syakila Natalia (7 bulan), putri pasangan Ansori (35) dan Nuraini ini hanya bisa berbaring. Kondisi bocah warga Desa Laya, Kecamatan Baturaja Barat, OKU ini menderita penyakit pembesaran bagian kepala berisi cairan (hydrocephalus), dan infeksi.

Setelah dikunjungi Bupati OKU Drs H Kuryana Azis di tempat tinggalnya yang berada dalam perkebunan karet. Syakila dibawa ke RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja. Bupati OKU sendiri membantu menyantuni pihak keluarga.

Ansori mengatakan, Syakila Natalia merupakan putri bungsu dari empat bersaudara. “Usianya saat ini 7 bulan,” kata Ansori. Disebutnya, tidak ada riwayat sakit pada saudara atau keluarganya yang lain. Syakila lahir pada dukun beranak. Awal tumbuh benjolan pada di bagian atas kepala, setelah itu melebar dan memanjang.

Tidak ada gejala khusus saat lahir. Kepala mulai besar sejak empat bulan lalu. Saat ini, anaknya itu, masih susu dan ngedot. Bahkan masih kuat minum susu kotak dan lima hari habis.

Sempat dibawa ke rumah sakit RSUD Baturaja, tapi memang belum membesar. Kini, anaknya hanya bisa berbaring. Tidak bisa bergerak. “Kalau diangkat nangis anaknya, jadi terpaksa berbaring saja,” jelasnya.

Direktur RSUD dr Ibnu Sutowo Baturaja OKU dr Rynna Dianna mengatakan, kasus hydrocepahlus bukan kali pertama datang ke RSUD. Untuk di RSUD Baturaja, penanganan hanya sampai perbaikan kondisi umum.

“Disini belum mampu untuk tindakan,” katanya. Karena ini membutuhkan SDM sepertI dokter spesialis bedah anak, spesialis anak, sepesialis neorologi (syaraf). Setelah kondisi anak baik akan dirujuk ke RS Muhammad Hoesin Palembang,

Kadinsos OKU Syaiful Kamal SKM Mkes mengatakan, pihaknya mendapat laporan kondisi anak dari tim ACT. “Kita sudah ke rumah keluarga. Upaya kita untuk surat kelahiran,” katanya. . Sudah diproses ke Disdukcapil untuk dibuat nomor NIK. Baru setelah itu bisa dimasukan untuk proses BPJS kesehatan. (bis)

Komentar

Berita Lainnya