oleh

Bos Bayern Mengaku Sangat Senang Menonton Inter di TV

MILAN – Mantan penyerang Inter Milan yang kini mejabat CEO Bayern Munich, Karl-Heinz Rummenigge melontarkan pujian setinggi langit kepada pelatih Nerazzurri saat ini, Antonio Conte. Bomber Inter, Rumelu Lukaku tak luput dari perhatian Rummenigge yang menyebut penyerang Belgia itu terlahir kembali di Inter.

Rummenigge menghabiskan tiga tahun sebagai pemain di Giuseppe Meazza, saat ia pindah ke Nerazzurri pada tahun 1984, sebelum ia menyelesaikan karirnya bersama Servette FC di Swiss.

Mantan pemain internasional Jerman itu terkesan kinerja Antonio Conte, terutama melihat performa Inter musim ini dan posisi mereka di puncak klasemen Serie A.

“Stabilitas dalam penampilan dan taktik sangat menarik,” kata Rummenigge kepada La Gazzetta dello Sport, dikutip Pojoksatu.id dari Football Italia, Selasa (16/3/2021).

“Itu adalah taktik yang beradaptasi dengan tim, terima kasih kepada Conte, yang melakukan pekerjaan dengan baik. Anda dapat melihat bahwa Inter berbeda dari yang sebelumnya ketika dia tiba dua tahun lalu.”

“Saya menyukainya karena mereka konsisten di belakang dan luar biasa dalam serangan. Lautaro (Martinez) dan Lukaku melakukannya dengan sangat baik.”

“Tapi lini tengah juga. Itu adalah tim yang dipilih dengan baik oleh klub dan teman saya [CEO Beppe] Marotta. Senang sekali menonton Inter di TV,” puji sang legenda.

Berbicara spesifik tentang Lukaku, Rummenigge tidak melihat kesamaan antara dirinya dengan eks penyerang Manchester United itu. “Dia berbeda. Dia secara fisik adalah raksasa,” kata Rummenigge. “Tapi secara teknis dia juga baik. Dia tidak hanya mengandalkan fisiknya,” lanjutnya.

“Dalam derby (Milan) dia memberikan assist yang luar biasa untuk Lautaro. Lukaku memiliki keterampilan teknis yang tidak begitu banyak terlihat di Manchester. Dia terlahir kembali berkat Inter.”

Rummenigge mengatakan Nerazzurri telah melakukannya dengan baik untuk tidak membiarkan situasi di luar lapangan memengaruhi perburuan Scudetto musim ini.

“Saya mendengar tentang kesulitan (keuangan),” katanya. “Maaf, tapi juga dalam hal ini mereka melakukannya dengan baik di ruang ganti.”

“Mereka tidak membiarkan diri mereka terpengaruh sedikit pun. Ini adalah tim dengan karakter hebat, mereka memiliki keinginan besar untuk menang,” pungkasnya. (fat/pojoksatu)

Komentar

Berita Lainnya