oleh

BPBD OKU Cari Sendi, Remaja yang Hilang Secara Misterius

Baturaja – Sendi Saputra seorang remaja 12 tahun hilang misterius sejak enam belas hari lalu. Korban baru diketahui hilang dua belas hari kemudian setelah orang tua korban bercerita ke pihak tetangga.

Tim SAR BPBD Ogan Komering Ulu (OKU), yang mengetahui informasi tersebut kemudian langsung menerjunkan 30 anggota untuk membantu proses pencarian. Sendi Saputra sendiri hilang misterius usai mandi di sumur menjelang magrib dikawasan Perum Cinta Karya RT 024 RW 02 Kelurahan Sekarjaya OKU.

Tim BPBD OKU yang dipimpin langsung Kepala BPBD OKU Amzar Kristofa melakukan pencarian dan penyisiran di hutan perkebunan warga sekitar lokasi. Namun, setelah beberapa jam melakukan pencarian tidak ada tanda tanda korban akn ditemukan.

“Kita melakukan pencarian sekitar lokasi bahkan sampai ke ujung perumahan, namun sejauh ini Nihil tidak ada tanda tanda atau jejak bocah ini,”ujar Kepala BPBD OKU Amzar Kristofa, Sabtu siang (21/11/2020).

Dari kawasan lokasi Amzar sendiri menduga bocah tersebut tidak ada dikawasan itu. Pasalnya ia melihat lokasi bukan hutan yang lebat sudah banyak perumahan warga dan lokasi sendiri masuk pinggiran kawasan kota.

Hal ini sendiri memunculkan tanda tanya pihaknya, apalagi orang tua korban baru melaporkan Sendi hilang setelah dua belas hari. Amzar sendiri menyesalkan sikap keluarga yang baru melapor dan seolah tidak terjadi masalah tersebut.

“Untuk pencarian kita hentikan, kita hanya sifatnya menerima laporan kemudian lakukan pencarian, tadi sudah kita cari namun tak membuajkan hasil. Kami harap jika ada yang melihat segera laporkan. Selain itu kami juga menyayangkan kenapa pihak keluarga baru melapor setalah 12 hari, tentu ini sangat menyulitkan pencaharian,”ujara Amzar.

Sementara itu, Kasmidi ayah korban mengatakan, alasan belum melapor lantaran tidak ingin menyulitkan warga. Dirinya sendiri mengaku sebelum melapor sudah melakukan pencarian secara pribadi.

“Ya saya sudah mendatangi keluarga saya menghubungi keluarga yang jauh, teman anak saya, pihak sekolah tapi tidak ada,”kata Kasmidi.

Sebelumnya, Sendi Sapurta bocah 12 tahun itu hilang tak kembali kerumah usai mandi di salah satu sumur dikawasan dekat rumahnya pada kmais 5 November 2020. Saat itu Sendi mandi bersama adiknya mandi sekitar pukul 17.30 wib.

Adiknya yang bernama Amel pulang lebih dulu, namun sendi belum pulang hingga malam. Keluarga sendiri melihat Sendi tak pulang tidak menaruh curiga, hingga keesokan harinya Ayah korban baru mencari sendiri.

12 hari tak juga kunjung menemukan korban, Kasmidi baru melaporkan peristiwa tersebut ke tetangga yang kemudian dianjurkan melapor ke pihak kepolisian. Warga sekitar saat ini masih terus bergotong royong mencari korban. (Ar)

Komentar

Berita Lainnya