oleh

BPJS Kesehatan Pastikan Kepatuhan Badan Usaha

LUBUKLINGGAU – Menindaklanjuti kepatuhan badan usaha, BPJS Kesehatan ikut turun langsung ke badan usaha melakukan pemeriksaan bersama instansi terkait. Pemeriksaan langsung atau sidak yang diketuai oleh Kepala DPMPTSP Kota Lubuklinggau tersebut juga diikuti oleh Camat Lubuklinggau Timur I, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan sejumlah dinas setempat.

“Sidak ini dalam rangka menindaklanjuti instruksi wali kota terkait pemeriksaan kepada badan usaha untuk menuju new normal. Pelaku usaha tidak usah takut karena tugas kami di sini adalah untuk melihat hal-hal yang kurang dan membimbing pelaku usaha untuk melengkapinya,” ungkap Kepala DPMPTSP Hendra Gunawan, Senin (22/6).

Gunawan menambahkan, pemeriksaan yang dilakukan terkait perizinan. Perizinan yang dimaksud seperti izin untuk dampak lingkungan yang dapat menimbulkan masalah sosial kepada masyarakat sekitarnya, kerja sama dengan BPJS Kesehatan terkait penjaminan tenaga kerja agar tenaga kerja juga terlindungi dan juga rekomendasi instansi yang turut serta dalam sidak tersebut untuk dapat dipenuhi supaya kedepannya tidak ada kendala.

Senada dengan Kepala DPMPTSP, BPJS Kesehatan melakukan pemeriksaan terkait kepatuhan badan usaha dalam memberikan jaminan kesehatan bagi tenaga kerjanya. Dari pemeriksaan yang dilakukan diketahui terdapat beberapa badan usaha yang belum patuh dalam mendaftarkan karyawannya dalam Program JKN-KIS.

“Data yang ada di kami dan disandingkan dengan data yang ada di badan usaha terdapat perbedaan jumlah karyawan. Kami harap badan usaha tidak pilih-pilih untuk mendaftarkan karyawannya ke dalam Program JKN-KIS. Karena, jaminan kesehatan merupakan hak karyawan yang bekerja dalam badan usaha sesuai dengan peraturan yang berlaku dan badan usaha yang belum patuh seperti belum teregistrasi di Program JKN-KIS nanti bisa dikenakan sanksi terkait ketidakpatuhannya,” ujar Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan dan Pemeriksan Peserta BPJS Kesehatan Lubuklinggau Salesika.

Mendukung Kepala DPMPTSP dan perwakilan BPJS Kesehatan, Camat Lubuklinggau Timur I Wahyu Lindra mengimbau untuk pelaku usaha agar patuh terkait peraturan yang berlaku. Dalam imbauannya menuju new normal, agar pelaku usaha mengedepankan protokol Covid-19 yang dapat diterapkan ditempat masing-masing pelaku usaha.

“Harap dalam masa Covid-19, masker maksimal empat jam sekali harus diganti. Tangga menuju lantai atas juga diberi tanda untuk tidak dipegang supaya meminimalisir penyebaran virus corona. Mengenai masalah limbah harap diperhatikan jangan sampai menjadi masalah, terutama masalah terkait lingkungan hidup yang bisa menjadi masalah sosial. Karena nanti ketika ada masalah akan menjadi masalah kita bersama dan pasti akan berdampak secara sosial di lingkungan badan usaha,” pesan Wahyu. (adv)

Komentar

Berita Lainnya