oleh

BPJS Kesehatan Sosialisasikan JKN KIS Kepada Tokoh Agama dan Masyarakat

SUMEKS.CO – Sesuai UU No. 40 tahun 2004 tentang sistem Jaminan Sosial Nasional, dinyatakan bahwa setiap orang berhak atas jaminan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup yang layak guna meningkatkan martabatnya menuju terwujudnya masyarakat Indonesia Sejahtera, Adil dan Makmur.

Atas dasar itu, sejak 2004 pemerintah mengembangkan sistem jaminan sosial nasional bagi seluruh rakyat Indonesia. Cita-cita mulia untuk memberikan jaminan kesehatan akhirnya dapat terwujud sejak 1 Januari 2014 dan pengelolaannyo diamanatkan kepada BPJS Kesehatan.

Sebelum program ini diluncurkan, sangat banyak masyarakat dari segmen informal yang tidak memiliki akses terhadap jaminan kesehatan, sehingga ketika jatuh sakit, Finansial keluarga terkuras habis untuk membiayai pelayanan kesehatan di RS. Akan tetapi, sejak diluncurkan program JKN KIS, permasalahan tersebut hilang, karena program ini berbasis gotong royong, dimana iuran dari pesertanya dapat menolong peserta JKN KIS yang sedang sakit.

Memasuki tahun ke 6 beroperasinya BPJS Kesehatan, perkembangan kepesertaan berkembang pesat. Sampai dengan 1 Juli 2019, peserta yang terdaftar sebanyak 222.463.022 jiwa. Besarnya jumlah peserta JKN KIS menunjukkan semakin banyak masyarakat yang terjamin pembiayaan pelayanan kesehatannya. Sebanyak 27.229 fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan diantaranya terdapat 2.251 Rumah Sakit.

Dijelaskan oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang Drs. M. Ichwansyah Gani MM bahwa BPJS Kesehatan Cabang Palembang yang membawahi 5 Kabupaten/kota, yaitu Palembang, Banyuasin, MUBA, OKI dan Ogan Ilir, peserta yang terdaftar sebanyak 3.359.148 jiwa. Untuk kota Palembang peserta yang terdaftar sebanyak 1.409.051 jiwa dari total jumlah penduduk keseluruhan 1.592.248 jiwa, berarti sudah tercapai sebesar 88,49 persen dari total penduduk palembang.

“Kami berharap dengan menggandeng tokoh masyarakat dan tokoh agama sebagai Key Opinion Formers yang akan menjadi corong Yang bisa menginformasikan program JKN KIS guna meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan diri menjadi peserta JKN KIS,” ujarnya pada kegiatan Sosialisai program JKN KIS bagi tokoh Agama dan tokoh Masyarakat, Selasa (23/7).

“Kami berharap Sosialisasi ini semakin memperkuat sinergi dan komitmen BPJS Kesehatan untuk memberikan jaminan dan layanan kesehatan terbaik kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada masyarakat Palembang dalam menyongsong Universal Health Coverage,” ungkap Ichwansyah.

Sementara itu, Wawako Palembang Fitrianti Agustinda mengharapkan dengan sosialisasi program JKN KIS kepada tokoh lintas agama dan masyarakat ini, dapat memenuhi target Pemerintah kepesertaannya sebesar 95 persen dari total penduduk kota Palembang.

“Kami bekerjasama dengan BPJS akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan Verifikasi data agar target UHC di kota Palembang segera terealisasi dengan baik ditahun 2019 ini,” ujarnya.

Kegiatan Sosialisasi tersebut juga diisi dengan diskusi kesehatan, dengan Narsumber antara lain Brand Ambasador BPJS Kesehatan Ade Rai, dokter RSMH yang juga dosen FK UNSRI dr. Zulkhair Sp.PD, dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang (105/Adv).

Komentar

Berita Lainnya