oleh

BPPT Banjir Pesanan Mobile BSL-2 , Inovasi Laboratorium Bergerak

SUMEKS.CO- Produk inovasi laboratorium bergerak Mobile BSL-2 karya Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) mendapat respons positif dari masyarakat. Kini BPPT kebanjiran pesanan pembuatan Mobile BSL-2 dari sejumlah pihak.

Kepala BPPT Hammam Riza mengatakan, rancang bangun produk inovasi Mobile BSL-2 dikerjakan Kedeputian Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa (TIRBR) BPPT. Produk Mobile BSL-2 merupakan salah satu produk Kedeputian TIRBR terkait penanganan Covid-19. “Produk lainnya adalah mobile hand washing, face shield, dan program riset lainnya,” katanya Selasa (14/7).

Khusus untuk Mobile BSL-2 yang sudah diluncurkan beberapa waktu lalu, imbuh Hammam, masyarakat merespons sangat baik. Sebab, produk itu dapat membantu proses swab test penanganan Covid-19. Dengan adanya Mobile BSL-2, pelaksanaan swab test bisa menjangkau daerah-daerah tertentu. Kemudian sampel swab test tidak perlu dibawa ke laboratorium.

Hammam Riza menyebut, kini pemesanan Mobile BSL-2 dari sejumlah pihak. Di antaranya Bank BNI, Lembaga Pengelola dana Pendidikan (LPDP), dan Badan Kerja Sama Internasional Jepang (JICA). Masing-masing instansi itu memesan satu unit Mobile BSL-2.

Selanjutnya juga ada rencana pembuatan sepuluh unit Mobile BSL-2 Gugus Tugas Covid-19. Sampai saat ini pihaknya tengah menjalani proses negosiasi dengan Gugus Tugas Covid-19.

Dikatakan Hammam Riza, meskipun Mobile BSL-2 wujudnya kontainer, tapi memiliki standar keamanan laboratorium pada umumnya. Seperti standar keamanan supaya virus tidak menular kepada petugas yang melakukan pengujian. Kemudian memiliki kemampuan untuk mencegah virus tidak keluar lingkungan. Mobile BSL-2 memiliki kemampuan untuk memusnahkan limbah virus yang sudah tidak digunakan.

Hammam terus mendorong jajarannya untuk melakukan hilirisasi inovasi. Khususnya produk inovasi yang masuk dalam program prioritas riset nasional. Berharap hilirisasi produk riset itu menjadi rencana strategis BPPT 2020-2024.

Hammam menjelaskan di Kedeputian TIRBR BPPT, terdapat sejumlah bidang riset. Seperti industri pertahanan, transportasi, maritim, dan permesinan. “Kedeputian TIRBR akan melaksanakan empat flagship nasional,” tuturnya.

Keempat flagship atau produk inti itu adalah pesawat tanpa awak PUNA MALE combatan atau tempur, teknologi maritim, perkeretaapian, serta sistem propulsi kendaraan listrik berbasis listrik. Semua produk riset prioritas itu harus bisa dilakukan hilirisasi. Selain itu, produk tersebut harus dapat dimanfaatkan oleh mitra manufaktur maupun mitra pengguna.(jawapos/blpt)

Komentar

Berita Lainnya